AYOJAKARTA.COM – Hepatitis B merupakan sebuah penyakit berupa infesi di organ hati yang disebabkan oleh virus dengan nama yang sama.
Pada umumnya, sebgaian orang mengetahui penyakit hepatitis B sebagai penyakit yang bersifat jangka pendek (akut) dan berlangsung selama kurang dari enam bulan.
Akan tetapi, ada juga kasus di mana infeksi virus hepatitis B berubah menjadi kronis dan berisiko memicu gagal hati, kanker hati, atau sirois.
Baca Juga: Gempa M 5.0 Guncang Bogor dan M 4.9 Guncang Tangerang Banten Hari ini, Minggu 15 Januari 2023
Hepatitis B bisa menjadi sebuah penyakit serius yang mengancam nyawa setiap pengidapnya.
Dikutip AyoJakarta dari Mayo Clinic, hepatitis B memiliki gejala ringan hingga berat yang muncul sekitar 1 hingga 4 bulan setelah terinfeksi.
Namun, ada beberapa orang, khususnya anak kecil yang tidak mendapat gejala apapun setelah terinfeksi hepatitis B.
Sementara itu, tanda dan gejala hepatitis B mungkin termasuk:
· Sakit perut
· Urin gelap
· Demam
· Nyeri sendi
Baca Juga: Lagi! Dedi Mulyadi Absen Dari Persidangan, Anne Ratna Mustika Singgung Komitmen
· Kehilangan selera makan
· Mual dan muntah
· Kelemahan dan kelelahan
· Menguningnya kulit dan bagian putih mata, juga disebut jaundice
Di sisi lain, pencegahan terhadap virus hepatitis B biasanya dilakukan melalui vakniasi melalui dua suntikan yang dipisahkan oleh satu atau dua bulan atau empat suntikan selama enam bulan.
Vaksinasi hepatitis B pada umumnya direkomendasikan untuk orang dewasa berusia 19 hingga 59 tahun yang tak memiliki kontraindikasi terhadap vaksin.
Baca Juga: Terungkap Isi Hati Putri Candrawathi tentang Kuat dan Yoshua: Saya Malu, Tak Ingin Aib Dibuka
Di sisi lain, vaksin hepatitis B juga sangat dianjurkan untuk:
· Bayi baru lahir
· Anak-anak dan remaja tidak divaksinasi saat lahir
· Mereka yang bekerja atau tinggal di pusat untuk orang-orang yang cacat perkembangan
· Orang yang tinggal dengan seseorang yang menderita hepatitis B
· Pekerja perawatan kesehatan, pekerja darurat dan orang lain yang bersentuhan dengan darah
· Siapapun yang memiliki infeksi menular seksual, termasuk HIV
· Pria yang berhubungan seks dengan pria
· Orang yang memiliki banyak pasangan seksual
· Pasangan seksual dari seseorang yang menderita hepatitis B
· Orang yang menyuntikkan obat-obatan terlarang atau berbagi jarum suntik
· Orang dengan penyakit hati kronis
· Orang dengan penyakit ginjal stadium akhir
· Wisatawan yang berencana pergi ke daerah di dunia dengan tingkat infeksi hepatitis B yang tinggi
Itulah informasi yang dapat kami sampaikan berkaitan dengan gejala serta cara pencegahan hepatitis B.***

Share this article
Hepatitis B memiliki gejala ringan hingga berat yang muncul sekitar 1 hingga 4 bulan setelah terinfeksi. Berikut tanda dan gejalanya.