AYOJAKARTA.COM – Putri Candrawathi menceritakan detik-detik ketika ia diangkat dan dibawa masuk ke dalam kamar usai kejadian dugaan pelecehan.
Di sidang lanjutan kasus pembunuhan terhadap Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Putri Candrawathi kembali menceritakan kronologi kejadian di Magelang.
Dikutip AyoJakarta dari kanal YouTube KOMPAS TV, Putri Candrawathi bercerita ketika dirinya ditemukan oleh Susi sedang menangis dan tergeletak.
“Saya menangis, lalu Susi berteriak ‘tolong-tolong ibu’. Lalu, Kuat naik ke atas, memegang kaki kiri saya dan menangis,” kata Putri Candrawathi.
Setelah beberapa saat, Putri Candrawathi lalu diangkat oleh kuat dan dimasukkan ke dalam kamar, dibaringkan ke tempat tidur.
“Lalu saya diangkat oleh Kuat dan Susi ke dalam kamar. Saya dibaringkan ke tempat tidur,” ujar PC.
“Lalu Susi menggosokkan kaki saya dengan minyak dan menyelimuti saya sambil menangis,” tambahnya.
Baca Juga: Terpopuler! Pantas Loyal dan Membela Ferdy Sambo, Ternyata Kuat Maruf Diberi THR Melebihi Gaji PNS
Sementara itu, Kuat lalu menyuruh Susi untuk mengunci kamar dan keributan di lantai 1 pun terjadi antara Kuat dengan Brigadir J.
“Kuat menyuruh Susi mengunci pintu, lalu Kuat sepertinya turun ke bawah karena saya mendengar suara ribut-ribut di lantai 1,” jelas Putri Candrawathi.
Setelah beberapa saat, istri Ferdy Sambo ini kemudian mendapati bahwa suara keributan tersebut telah hilang.
“Lalu suara itu menghilang dan tidak lama Kuat naik ke atas kembali. Lalu saya tanyakan Om Kuat, ‘Dek Ricky di mana, dek Richard di mana?’,” kata Putri Candrawathi.
Baca Juga: Hati-hati Mencela Orang Arab Ternyata Ada Hukumnya, Simak Penjelasan Mbah Moen Berikut
“Disampaikan bahwa sedang ke sekolah anak saya. Saya bilang, tolong telfon Om. Tapi pada saat itu Kuat tidak bawa telfon, karena telfonnya di bawah,” tambahnya.
Mengetahui hal tersebut, Putri Candrawathi kemudian beralih dan bertanya hal yang sama kepada Susi.
“Tolong telpon Om Ricky dan Om Richard,” kata Putri Candrawathi kepada Susi pada saat itu.
Sayangnya, Susi juga tidak membawa handphone. Lalu, Putri Candrawathi memberikan perintah untuk mencarikan handphone miliknya.
Kemudian, ia meminta tolong kepada Kuat untuk menelepon Ricky atay Richard pada saat itu.
Hakim lalu bertanya kepada Putri Candrawathi, bagaimana kondisi di luar pada saat itu, apakah sudah gelap atau masih terang.
Putri Candrawathi kemudian mengatakan bahwa lampu sudah menyala ketika ia meminta Kuat menelepon, tetapi belum menyala ketika Susi pertama kali menemukan dirinya.***

Share this article
Putri Candrawathi menceritakan detik-detik ketika ia diangkat dan dibawa masuk ke dalam kamar usai kejadian dugaan pelecehan.