AYOJAKARTA.COM – Pada debat capres putaran pertama pada Selasa, 12 Desember 2023, capres nomor 1 Anies Baswedan membahas mengenai kehebatan aplikasi JAKI (Jakarta Kini).
Usai dibanggakan kemampuan JAKI pada debat, aplikasi yang dibentuk pada masa pimpinan Anies tersebut diretas atau di-hack.
JAKI sendiri merupakan aplikasi yang bertujuan untuk menyelesaikan dan memberikan informasi terkait kondisi ibu kota Jakarta, seperti cek harga pangan, kualitas udara, sampai daftar layanan kesehatan.
Informasi mengenai peretasan ini dibagikan oleh salah satu akun X dengan username @txtdrjkt pada Selasa, 12 Desember 2023 pukul 22.14 WIB.
Dalam peretasan tersebut dilakukan dalam bentuk pemberitahuan (notification), di mana terdapat pesan yang disampaikan oleh hacker.
Selain notifikasi tersebut, tidak ada gangguan teknis lainnya yang berdampak pada JAKI. Berikut ini adalah kalimat yang disampaikan oleh hacker dalam bentuk tulisan capslock:
"HALO WARGA JAKARTA SELAMAT MALAM !!! ..BARUSAN JAKI DI MENTION DI DEBAT PILPRES NIH , WAH SORRY TO SAY , BUT APLIKASI INI TAMPAKNYA TIDAK TERLALU DIURUS KENYATAANNYA . DARI SEGI TEKNOLOGI , KEAMANAN IT - NYA YANG ASAL - ASALAN DIURUS , DAN SUB SUB FUNGSI APLIKASI YANG SEPERTI DIBUAT KURANG MAKSIMAL DAN TERLIHAT HANYA SEPERTI TEMPLATE AGAR TERLIHAT MENDONGKRAK KREDIBILITAS DI SEKTOR INFRASTRUKTUR IT DAN DIGITALISASI MERATA DI JAKARTA , MUNGKIN BANYAK PIHAK YANG AKAN TIDAK SUKA DENGAN AKSI SAYA SAAT INI , BUT TO BE HONEST , HAMPIR SELURUH JAKARTA MENGGUNAKAN APLIKASI INI DENGAN SEMUA IZIN YANG DI ALLOW DI PERANGKATNYA DAN I ADMIT IT , APLIKASI INI KEREN , TAPI BELUM CUKUP LAYAK UNTUK DISEBUT TEROBOSAN TEKNOLOGI JIKA ADA CACAT DI SISI KEAMANAN DATANYA YANG MENGANCAM PRIVASI SELURUH PENGGUNANYA , BAYANGKAN ADA BERAPA DATA YANG BERLALU LALANG SETIAP HARINYA DAN APABILA SELURUH DATA PERSONAL WARGA JAKARTA INI TERANCAM OLEH ULAH ORANG YANG TIDAK BERTANGGUNG JAWAB , DISINI SAYA HANYA MENGINGATKAN DAN MENCOBA MEMBERI AWARENESS LEBIH JAUH TENTANG BAGAIMANA SEHARUSNYA " ANDA..."
Ketika ditunjukan mengenai notifikasi peretasan tersebut, Anies memberikan jawaban terkait kebebasan berbicara dan rasa takut.
Baca Juga: Anies Baswedan Kembali Kritik IKN: Kalau Ada Masalah di Jakarta Diselesaikan, Bukan Ditinggalkan
Mengenai peretasan terhadap aplikasi JAKI, Anies menyampaikan bahwa pemerintah harus mengusut hal ini.
Sebelumnya, pada debat capres, Anies membahas mengenai kehebatan aplikasi JAKI yang memberikan pelayanan publik yang berkeadilan.
"JAKI adalah superapps yang membuat semua pelayanan ada ukurannya. Contoh bila lapor pohon tumbang maka kami buat arahan kepada jajaran berapa jam harus beres. Ketika ada laporan soal peristiwa X maka berapa waktu harus beres," jelas Anies.***

Share this article
Usai dibanggakan kemampuan JAKI pada debat, aplikasi yang dibentuk pada masa pimpinan Anies Baswedan tersebut diretas atau di-hack.