AYOJAKARTA.COM – Setelah resmi mendapat dukungan sebagai peserta Pilkada Jakarta, Cagub Anies Baswedan bersilaturahmi ke kantor DPW PKB Jakarta.
Di hadapan Pengurus DPW PKB Jakarta, Anies Baswedan menyatakan siap menerima amanah sebagai calon tunggal untuk maju dalam kontestasi Pilkada Jakarta.
Anies Baswedan juga berharap agar dukungan dari DPW PKB Jakarta mendapat respons positif bagi parpol lain guna membentuk koalisi.
Langkah pembentukan koalisi, menurut Anies sebagai calon tunggal yang diusung PKB merupakan keharusan mengingat perolehan kursi PKB kurang memenuhi syarat.
Baca Juga: Muncul Wacana Duet Anies-Kaesang di Pilgub DKI Jakarta, Bisa Terealisasi atau Cuma Gimik Politik?
Terkait adanya tawaran untuk berduet dengan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep, Anies mengaku tidak keberatan.
Namun demikian, hal tersebut masih belum menjadi prioritas mengingat syarat pengajuan calon yang diusung PKB masih memerlukan dukungan dari parpol lain.
“Sekarang ini kita memikirkan bagaimana agar PKB tidak sendirian, karena tidak mungkin bisa mengusung sendirian, bukan?,” ungkap Anies Baswedan dikutip ayojakarta.con dari YouTube KOMPASTV, Jumat (14/6/2024).
Lebih lanjut Anies menyebut setelah jumlah partai pengusung sebagai syarat pengajuan cagub sudah terpenuhi maka kemungkinan nama cawagub dapat dibicarakan.
Adanya dukungan politik yang diberikan DPW PKB Jakarta terhadap Anies Baswedan, juga dikomentari Waketum Partai Gerindra.
Menurut Habiburokhman, keputusan politik yang ditempuh PKB sangat pantas untuk dihargai dan dihormati.
Namun demikian, Habiburokhman menegaskan siapapun figur atau tokoh kenamaan yang akan mendampingi Anies Baswedan akan berujung pada kekalahan.
Selain karena Partai Gerindra cenderung lebih memberi dukungan kepada Ridwan Kamil, sosok Anies bagi warga Jakarta merupakan tokoh lawas.
“Kalau Anies maju duet sama Ahok itu juga selesai, penantangnya akan menang karena rakyat Jakarta ini selalu ingin yang baru,” jelas Habiburokhman.
Karena itu, Habiburokhman menilai sosok Anies serta calon wakilnya yang maju dalam Pilkada Jakarta akan kurang mendapat dukungan masyarakat.
Terkait adanya peluang bagi Anies untuk berduet dengan Kaesang Pangarep yang merupakan partai pendukung Koalisi Indonesia Maju, Habiburokhman memberi komentar.
Menurutnya, peluang bagi Anies untuk berduet dengan Ketua Umum PSI dalam kontestasi Pilkada Jakarta 2024 merupakan hal yang mungkin saja bisa terjadi.
Sehubungan dengan mencuatnya nama Kaesang Pangarep yang banyak disebut sebagai calon pendamping Anies Baswedan, Gibran Rakabuming memberi tanggapan.
Menurut Wapres terpilih Pemilu 2024 yang juga merupakan kakak kandung Kaesang Pangarep serta putra sulung Presiden Joko Widodo, siapapun figur cagub-cawagub perlu mendapat dukungan.***
Share this article
Begini tanggapan Habiburokhman, Waketum Gerindra terkait PKB yang dukung Anies Baswedan di Pilgub Jakarta.