AYOJAKARTA.COM - Anies Baswedan dan Mohamad Sohibul Iman diusung oleh PKS atau Partai Keadilan Sejahtera untuk Pilgub Jakarta.
Namun pemasangan ini menuai banyak komentar dari berbagai partai. PKS sendiri yakin karena Anies-Sohibul Iman memenuhi kriteria untuk jadi cagub dan cawagub Pilgub Jakarta mendatang.
Namun ternyata banyak partai lain yang tertarik dengan sosok Anies Baswedan. Salah satunya adalah PDIP.
PDIP berniat memasangkan Anies Baswedan dengan Andika Perkasa. Bahkan Puan Maharani juga melihat Anies Baswedan cukup menarik untuk diusung dengan kader partainya.
Sementara itu, PKB yang sebelumnya telah mendukung Anies Baswedan, telah membicarakan pemasangan Anies-Andika dengan PDIP.
Wakil Ketua Umum PKB, Jazilul Fawaid, mengatakan kalau hal tersebut masih bersifat informal.
Mengapa? Berikut penjelasannya dikutip AyoJakarta.com dari YouTube METRO TV pada Jumat, 5 Juli 2024.
Jazilul Fawaid, Wakil Ketua Umum PKB, mengatakan kalau rencana pemasangan Anies Baswedan dengan Andika Perkasa masih bersifat informal.
“Belum. Ini (Anies-Andika) baru tingkat informal (tidak formal),” ujar Jazilul Fawaid dikutip dari YouTube METRO TV.
Maksudnya tingkat informal adalah belum secara resmi dan baru masih pada komunikasi saja.
“Belum pada tahapan yang resmi. Baru dikomunikasikan yang dibangun secara informal,” jelasnya.
Wakil Ketua Umum PKB tersebut melanjutkan kalau setiap partai memiliki kader. Namun, belum tentu punya elektoral.
“Semua partai saya yakin kalau punya kader yang mau dimajukan, tetapi kader belum tentu punya elektoral,” jelasnya.

Share this article
PKS sendiri yakin karena Anies-Sohibul Iman memenuhi kriteria untuk jadi cagub dan cawagub Pilgub Jakarta mendatang.