AYOJAKARTA.COM -- PKS resmi mengusung Anies Baswedan-Sohibul Iman sebagai bakal calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) Pilgub Jakarta 2024.
Sebelumnya, diketahui awalnya PKS mengusung Sohibul Iman sebagai bakal cagub di Pilgub Jakarta 2024.
Akan tetapi, selang beberapa hari PKS mengubah keputusannya untuk menggaet Anies Baswedan sebagai cagub di Pilgub Jakarta 2024.
Tentu tindakan yang dilakukan PKS mendapatkan sorotan pihak lain, termasuk PKB yang menilai putusan tersebut blunder.
Juru Bicara PKS Muhammad Kholid mengatakan bahwa perubahan keputusan merupakan hal yang sangat wajar.
Ini lantaran Kholid menyebut bahwa pihaknya melihat setiap dinamika politik yang muncul.
“Itu hal yang sangat biasa saya kira. Politik hitungannya itu bukan lagi hari, bulan, tapi per jam, setiap dinamika yang muncul kita harus berubah,” kata Kholid dikutip dari kanal YouTube Metro TV pada Jumat 28 Juni 2024.
Kholid menjelaskan bahwa pihaknya melakukan proses dari bawah untuk mengusung Anies-Sohibul.
DPW PKS melakukan pemilihan raya dan menyerap nama-nama kandidat yang layak untuk diusung.
Jadi proses yang kita lakukan di PKS itu proses dari bawah. Jadi DPW Jakarta itu melakukan pemilihan raya dan menyerap siapakah nama-nama yang kira-kira layak untuk kita usung.
Setelah melalui diskusi bersama pimpinan partai muncul lah nama Anies-Sohibul sebagai keputusan resmi partai.
“Ini ada beberapa nama yang muncul, ada Anies Baswedan, Sohibul Iman, bahkan juga ada Mardani Ali Sera dan kemudian kita kristalisasi. Kemudian kita bahas di pimpinan, muncullah formulasi Anies Baswedan dan Sohibul Iman sebagai sebuah keputusan resmi partai,” jelasnya.
Kholid mengungkapkan setelah melakukan evaluasi, sambutan terhadap Anies-Sohibul sangat positif.
Ia mengaku bahwa pihaknya memiliki big data yang menyatakan bahwa sentimen positif yang didapat mencapai 90 persen.
Baca Juga: PKS Curi Start, PKB Sebut Pencalonan Pilgub Jakarta Anies Baswedan dan Sohibul Iman Blunder
“Ternyata setelah kita evaluasi, setelah berjalan beberapa hari ini sambutannya sangat-sangat bagus. Kita punya instrument big data, itu kita pantau cross platform di seluruh sosial media dan media nasional ternyata sudah menjangkau lebih dari 90 juta akun dan sentimen positifnya hampir sekitar 90 persen, negatifnya hanya sekitar 8 persen. Artinya kita selalu melakukan policy ini terukur,” ungkapnya.***
Share this article
PKS resmi mengusung Anies Baswedan-Sohibul Iman sebagai bakal calon gubernur (cagub) dan calon wakil gubernur (cawagub) Pilgub Jakarta 2024.