AYOJAKARTA.COM - Baru-baru ini Sufmi Dasco, Ketua Harian Partai Gerindra, mengatakan kalau ada partai yang akan bergabung atau ikut Koalisi Indonesia Maju.
Koalisi Indonesia Maju atau KIM akan berubah menjadi KIM Plus apabila ada partai di luar koalisi yang bergabung.
Partai yang disebut oleh Sufmi Dasco adalah PKS. Sebelumnya partai ini mengusung Anies Baswedan.
Benarkah demikian? Berikut penjelasannya dikutip dari YouTube KOMPASTV pada Kamis, 15 Agustus 2024.
Sufmi Dasco mengatakan kalau kemungkinan besar akan menjalin kerja sama dengan PKS yang sebelumnya mengusung Anies Baswedan.
Baca Juga: Terpidana Kasus Vina Cirebon Ajukan PK, Kuasa Hukum Siapkan 50 Saksi dan Ahli
“Kemungkinan besar kami (Gerindra) akan bekerja sama,” ujar Sufmi Dasco, Ketua Umum Partai Gerindra.
Kerja sama Gerindra dengan PKS (Partai Keadilan Sejahtera) akan ada di beberapa daerah. Termasuk DKI Jakarta.
“Ada di beberapa daerah. Untuk Jawa Tengah, Jawa Barat, dan kemungkinan besar di DKI Jakarta,” jelasnya.
Baca Juga: 8 Fakultas Paling Susah Ditembus di UNDIP, Peminat Terbanyak Capai 29.796 Peserta
Sufmi Dasco mengatakan kalau ada opsi dari PKS yang akan bergabung dengan Koalisi Indonesia Maju atau KIM.
“Ada opsi dari PKS akan bekerja sama dengan KIM karena sudah beberapa kali memang berkomunikasi dengan PKS. Kalau yang ke PKS Muzani beberapa kali berkomunikasi. Baik dengan presiden maupun majelis syuro,” akhirnya.
Share this article
Baru-baru ini Sufmi Dasco, Ketua Harian Partai Gerindra, mengatakan kalau ada partai yang akan bergabung atau ikut Koalisi Indonesia Maju.