AYOJAKARTA.COM – DKI Jakarta merupakan ibu kota dan salah satu kota terpadat di Indonesia, sering menghadapi berbagai tantangan kesehatan, salah satunya adalah penyakit diare.
Penyakit diare merupakan salah satu penyakit yang paling banyak dialami penduduk dan sering ditemukan DKI Jakarta.
Menurut data terbaru, jumlah kasus diare di Jakarta menunjukkan angka yang signifikan, menyoroti perlunya perhatian lebih dalam upaya pencegahan dan penanganan penyakit ini.
Berdasarkan data BPS DKI Jakarta, pada tahun 2023 sampai Februari 2024, terdapat 2.812 kasus diare.
Sementara,pada tahun 2021, jumlah kasus diare di DKI Jakarta lebih banyak yaitu sekitar 12.664 kasus dibandingkan tahun sekarang.
Baca Juga: Mau ke Jaksel? Yuk Cobain 10 Tempat Kuliner Hits dan Viral Ini, Jangan Lupa Catat Alamatnya!
Kasus diare paling banyak ditemukan di Jakarta Timur sebanyak 12.234 kasus pada dua tahun terakhir.
Faktor penyebabnya yaitu tingginya jumlah penduduk di wilayah DKI Jakarta yang menyebabakan potensi penyebaran penyakit diare ini.
Kemudian, buruknya sanitasi lingkungan di DKI Jakarta, terutama di kawasan kumuh seperti Bantaran Sungai Ciliwung, merupakan salah satu penyebab utama meningkatnya angka kasus diare.
Kondisi ini menyebabkan warga tidak memiliki akses yang layak terhadap fasilitas sanitasi dan air bersih.
Di DKI Jakarta, sekitar 80% air tidak memenuhi standar kesehatan, sehingga meningkatkan risiko pencemaran oleh patogen yang dapat menyebabkan penyakit diare.
Dengan kondisi lingkungan yang sering kali tidak mendukung, seperti sanitasi yang buruk dan kepadatan penduduk yang tinggi, diare menjadi salah satu penyakit yang paling umum terjadi di wilayah ini.
Untuk mencegah dan menangani diare, pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama dalam meminimalisir kasus penyakit diare ini.
Upaya preventif seperti membersihkan tangan dengan sabun, merebus air minum sampai mendidih, serta menjaga kebersihan lingkungan sangat efektif dalam mengurangi risiko terjadinya diare.
Secara keseluruhan, penyakit diare merupakan salah satu masalah kesehatan utama di DKI Jakarta, dengan prevalensi yang cukup tinggi dan hubungan yang kuat dengan buruknya sanitasi lingkungan. ***

Share this article
Penyakit diare merupakan penyakit yang paling banyak dialami penduduk dan sering ditemukan DKI Jakarta.