AYOJAKARTA.COM — Saat ini, MRT Jakarta baru mencakup wilayah Jakarta Selatan, sementara LRT telah menjangkau Bekasi.
Namun, pembangunan MRT Jakarta terus berlanjut dengan pengembangan beberapa rute atau lin baru, termasuk jalur Timur ke Barat dan juga Utara.
Berikut penjelasan mengenai pembangunan MRT Jakarta Lin Timur ke Barat fase 1 tahap 1, sebagaimana dikutip dari Instagram @mrtjkt pada Rabu, 23 Oktober 2024.
Pembangunan MRT Lin Timur ke Barat Fase 1 Tahap 1
Rute fase 1 ini membentang dari Kembangan hingga Medan Satria. Pembangunan ini bertujuan menyediakan layanan transportasi massal yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
"Pembangunan MRT Lin Timur Barat Fase 1 Tahap 1 ini merupakan bentuk hadirnya Negara dalam menyediakan layanan transportasi massal yang aman dan nyaman bagi masyarakat," tulis akun Instagram @mrtjkt.
Pembangunan ini menjadi upaya MRT Jakarta memperluas jaringan transportasi modern perkotaan hingga mencakup lebih banyak wilayah di DKI Jakarta.
Rute Jalur Timur ke Barat
Pembangunan dimulai dari Kembangan, dan akan melewati beberapa wilayah berikut:
- Batu Mulia
- Teknologi
- Kebon Jeruk
- Tanjung Duren
- Arjuna Selatan
- Tomang
- Grogol
- Roxy
- Petojo
- Cideng
Selanjutnya, rute akan melanjutkan perjalanan ke:
- Thamrin
- Kebon Sirih
- Kwitang
- Senen
- Galur
- Cempaka Baru
- Sumur Batu
Lalu akan bergerak menuju:
- Pakulonan Timur
- Pakulonan Barat
- Perintis
- Pulo Gadung
- Penggilingan
- Cakung Barat
- Pulo Gebang
Ujung Menteng - Medan Satria
Baca Juga: Banjir Promo! Naik MRT, LRT, Transjakarta Bayar Rp1 di Tanggal 20 Oktober 2024, Cek Ketentuannya
Fasilitas Depo di Rorotan
Di antara Ujung Menteng dan Medan Satria, akan ada akses Depo yang berlokasi di Rorotan, Jakarta Utara. Total panjang pembangunan MRT Jakarta Lin Timur ke Barat fase 1 tahap 1 ini mencapai 24,5 kilometer. Sedangkan pembangunan akses Depo di Rorotan akan menambah 5,9 kilometer.
Baca Juga: Data BPS: Penumpang MRT Jakarta Turun Selama Agustus 2024, Segini Jumlahnya
Jadwal Pembangunan
Tender untuk pembangunan fase 1 ini dijadwalkan berlangsung pada tahun 2025, dengan target penyelesaian seluruh proyek pada tahun 2031.
“Setelah pencanangan, langkah selanjutnya ialah kita akan segera memulai proses tender yang rencananya akan dilakukan tahun depan (2025) dengan target penyelesaikan proyek konstruksinya pada 2031,” ungkap Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat.***

Share this article
Pembangunan MRT Jakarta terus diperluas hingga mencakup jalur Timur-Barat dan Utara, dengan target penyelesaian pada tahun 2031.