AYOJAKARTA.COM -- Nama Agus Salim terus menjadi sorotan belakangan ini, setelah menjadi korban penyiraman air keras.
Sebelumnya banyak publik yang menaruh simpati kepada Agus Salim karena kondisinya saat ini.
Namun, kini justru berbanding terbalik karena Agus Salim disebut telah menyelewangkan uang donas yang telah diterima.
Donasi yang awalnya ditujukan untuk membantu biaya pengobatan mata Agus, kini menjadi perbincangan panas setelah Agus dan keluarganya diduga menggunakan sebagian dana untuk keperluan lain.
Padahal seharusnya uang donasi tersebut digunakan untuk pengobatan Agus Salim. Alhasil dana tersebut ditahan oleh Pratiwi Noviyanthi alias Teh Novi.
Muak dengan sikap Agus Salim korban penyiraman air keras, publik membuat petisi online.
Petisi online tersebut berisikan tentang permintaan agar uang donasi yang diberikan kepada Agus Salim korban air keras segera dikembalikan.
Sebaliknya, Agus pun terus menuntut Teh Novi untuk bertanggung jawab dan memberikan sisa uang donasi. Hubungan mereka kian memanas.
Baca Juga: Oppo Kuasai Pasar Smartphone di Indonesia, Bagaimana Kabar Produk Lokal?
Bahkan dalam perkembangan terkini, warganet juga menilai Agus sudah kelewatan bersikap karena menyeret Teh Novi ke ranah hukum dan mengajukan uang damai.
Denny Sumargo pun membocorkan isi klausul kesepakatan damai yang dinilai memberatkan salah satu pihak. Klausul tersebut membuat pihak Teh Novi harus terus memberikan donasi untuk pengobatan Agus yang disiram air keras hingga kedua belah pihak sepakat untuk menghentikannya.
"Ini maksudnya berlaku 7 turunan ya," sentil Densu yang diduga tidak habis pikir dengan isi klausulnya. "Kira-kira kalau lu dikasih klausul ini, lu bakal tanda tangan gak?" tulis Denny Sumargo dalam story Instagram.
Tak ketinggalan menanggapi, warganet pun berang dengan permintaan Agus.
"Si agus ga punya malu, minta di biayain 7 turunan keluarganya sama teh novi minta pula di biayain sama aji. amit-amit nii orang," tulis seorang netizen.

Share this article
Nama Agus Salim terus menjadi sorotan belakangan ini, setelah menjadi korban penyiraman air keras. Ia disebut tergila-gila dengan uang.