Jumlah Non Partisipan di Ajang Pilkada Serentak 2024 Mengalami Penurunan, Aria Bima Singgung Marwah Otonomi Daerah

Ilustrasi. Ketua KPU Jakarta Wahyu Dinata mengakui adanya tingkat penurunan yang dapat terlihat dari renggangnya antrian di TPS.
Ilustrasi. Ketua KPU Jakarta Wahyu Dinata mengakui adanya tingkat penurunan yang dapat terlihat dari renggangnya antrian di TPS.

AYOJAKARTA.COM – Pilkada serentak 2024 melahirkan sejarah baru bagi bangsa Indonesia berupa tingginya angka non partisipan dari kalangan pemilik hak suara atau pemilih.

Selain sengaja tidak datang ke TPS untuk memberikan hak suara, bentuk non partisipan saat pelaksanaan Pilkada serentak  juga diwujudkan dengan surat suara yang tidak sah.

Perhelatan Pilkada serentak yang relatif berdekatan dengan pelaksanaan Pilpres, ditengarai menjadi penyebab tingginya angka non partisipan pemilih.

Dari sekitar 8,2 juta warga Jakarta yang terdata dalam Daftar Pemilih Tetap dan tersebar di 14,835 TPS, hanya sebanyak 4,3 juta pemilih menggunakan hak pilihnya.

Diikuti hanya sekitar 53,05 persen pemilik hak suara, menjadikan ajang Pilkada Jakarta 2024 sebagai sejarah terbanyak dalam jumlah non partisipan.

Baca Juga: Gelar Sayembara Berhadiah 10 Juta Rupiah untuk Temukan Bukti Kecurangan Pilkada Jakarta, Perludem: Mestinya dari Awal

Terkait dengan adanya penurunan partisipan, Ketua KPU Jakarta Wahyu Dinata mengakui adanya tingkat penurunan yang dapat terlihat dari renggangnya antrian di TPS.

“Di 2017 agak tinggi mencapai 71 persen, tentu saja kami akan terus melakukan evaluasi kalau memang ada tingkat penurunan partisipasi,” jelasnya, dikutip dari kanal YouTube METRO TV, Sabtu, 30 November 2024.

Bukan hanya terjadi di ajang Pilkada Jakarta, penurunan antusiasme pemilih untuk tidak menggunakan hak suara juga tercatat di hampir seluruh wilayah Indonesia.

Sehubungan dengan penyebab penurunan jumlah partisipan, sejumlah analis menilai karena peserta yang berlaga tidak mencerminkan kepentingan masyarakat.

Di samping absennya nama Ahok dan Anies Baswedan, warga Jakarta juga dinilai kecewa karena figur yang dihadirkan partai tidak sesuai dengan keinginan pemilih.

Penyebab menurunnya jumlah pemilih, menurut Wakil Ketua Komisi II DPR RI Aria Bima karena isu Pilpres masih mewarnai Pilkada Jakarta.

Baca Juga: Kisruh Pilkada DKI Jakarta: Pramono Anung Klaim Menang, Ridwan Kamil Tantang Putaran Kedua

Adanya kecenderungan dari Pemerintah Pusat untuk ikut menetapkan calon di daerah, menurut Aria membuat warga merasa jengah.

“Karena kompilasi isu Pilpres nyambung dengan Pilkada, sehingga yang dulu diharapkan terjadi desentralisasi otonomi daerah, menjadi pengaruh orang pusat,” ungkap Aria.

Lebih lanjut, Aria menilai penurunan jumlah partisipan dalam Pilkada serentak perlu ditemukan penyebab dan marwah yang merupakan esensinya.

Meski demikian, Presiden Prabowo Subianto mengaku bersyukur karena pelaksanaan Pilkada serentak 2024 telah berjalan dengan relatif damai dan tenang.

Untuk itu Presiden menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah menjadikan Pilkada serentak sebagai momentum perbaikan bagi Indonesia.

Selain perlu untuk terus melakukan pembenahan dan upaya perbaikan, Presiden berharap Pemenang tidak jumawa, dan legawa serta menerima bagi peserta yang kalah.

Menurut Presiden, kedamaian dalam pesta demokrasi menunjukkan adanya proses perubahan dan kedewasaan masyarakat Indonesia dalam berpolitik.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Otonomi daerah
# partisipan
# pilkada

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.