AYOJAKARTA.COM – Sejak harta kekayaan tak wajar yang dimilikinya mencuat, nama Rafael Alun Trisambodo terus jadi sorotan.
Rafael Alun Trisambodo merupakan mantan pejabat Ditjen Pajak yang kini telah resmi dipecat karena melanggar disiplin berat.
Sebagai informasi, sebelumnya Rafael Alun Trisambodo dipanggil oleh pihak KPK untuk dimintai klarifikasi soal sumber kekayaan yang ia miliki didapat dari mana.
Baca Juga: Terkuak! Jejak Istri Rafael Alun di 40 Rekening yang Diblokir, Ternyata Banyak Digunakan Untuk...
Namun terbaru, pihak PPATK menemukan adanya mutasi senilai Rp500 miliar dalam rekening Rafael Alun Trisambodo cs.
Atas hal itu, puluhan rekening Rafael Alun Trisambodo dan pihak-pihak yang terlibat seperti keluarga kemudian dinonaktifkan.
“Di atas 40 rekening (diblokir), dan akan terus bertambah. Keluarga dan semua pihak terkait, ada beberapa puluh rekening sudah kami blokir,” ujar Ivan Yustiavandana selaku Kepala PPATK, dikutip dari tayangan MetroTV, Rabu, 8 Maret 2023.
Baca Juga: Makin Panas! KPK Siap Bongkar Geng Rafael Alun di Lingkungan Ditjen Pajak: Kita Pastikan
“Nilai mutasi rekening periode 2019-2023 sekitar Rp500 miliar,” imbuhnya.
Kini KPK juga telah menaikkan status Rafael Alun Trisambodo yang awalnya pemeriksaan menjadi tahap penyelidikan.
Pihak KPK juga menduga jika banyak pihak yang terlibat dalam dugaan pencucian uang hingga korupsi yang dilakukan oleh Rafael Alun Trisambodo ini.
Bahkan Deputi Pencegahan KPK yakni Pahala Nainggolan menyebut jika KPK menerima informasi soal adanya ‘geng pejabat pajak’.
“Kita dapat informasi si ini ni sama si ini, si ini, kita lihat oiya perjalanan karirnya nyambung di beberapa tempat,” jelasnya.
Dari informasi itulah pihak KPK yakin betul jika nanti akan semakin banyak nama yang terseret dalam pusaran harta tak wajar Rafael Alun Trisambodo ini.
“Next-nya kaya apa, kita pastikan sesudah yang bersangkutan pasti ada lagi orang-orang lain,” ujar Pahala Nainggolan.
Pahala Nainggolan menuturkan jika pihak KPK sedang fokus mendalami pada pola yang digunakan oleh terduga geng Rafael Alun Trisambodo tersebut.
“Kita kan denger juga ada gengnya, ada ini itu,” tutur Pahala.
“Tapi kan kita perlu tau polanya,” lanjutnya.
Disisi lain Pahala Nainggolan juga menegaskan jika penyelidikan pada geng Rafael Alun Trisambodo nanti akan sedikit sulit.
Pasalnya pihak-pihak yang terlibat dalam hal ini merupakan orang yang paham betul soal keuangan.
“Sekali lagi teman-teman ini bukan sederhana, ya sulit sih pasti,” ungkap Pahala Nainggolan.
“Tapi bukan sederhana dalam arti ini kan orang keuangan bener, dia tau banget gimana cara kesana-kemarinya,” lanjutnya.
Atas sebab itu, Pahala Nainggolan menuturkan jika pihak KPK ingin mendalami soal pola yang mereka gunakan terlebih dahulu.
“Jadi kita ingin polanya dulu dapet nanti baru yang lain,” tutur Deputi Pencegahan KPK tersebut.***

Share this article
Rafael Alun Trisambodo dipanggil oleh pihak KPK untuk dimintai klarifikasi soal sumber kekayaan yang ia miliki.