Cerita Masa Kecil Anies Baswedan, Ternyata Pernah Dibiarkan Sang Ibu Saat Dikeroyok Teman-Temannya

Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan
Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan

AYOJAKARTA.COM - Mantan Gubernur DKI Jakarta periode 2017 – 2022 Anies Baswedan memiliki sejumlah kisah hidup yang menarik.

Salah satu kisah hidup Anies Baswedan yang cukup menarik adalah mengenai kehidupan masa kecilnya.

Diketahui, rupanya Anies Baswedan pernah dikeroyok oleh teman-temannya saat masih kecil.

Baca Juga: Anies Baswedan Selalu Pegang Pesan Orang Tua, Ternyata Sangat Sederhana

Hal tersebut Anies Baswedan ceritakan saat berbincang dengan Putri Tanjung dalam sebuah video yang tayang di kanal YouTube Anies Basweda,

Mengawali ceritanya, Anies menceritakan bahwa anak keduanya, yakni Mikail, pernah masuk ke rumah sakit karena dismackdown oleh teman sekolahnya.

Usai datang ke rumah sakit dan melihat kondisi sang anak baik-baik saja, Anies kemudian pulang ke rumah.

Baca Juga: Wah! Ternyata Ada Cita-cita Anies Baswedan yang Belum Kesampaian, Ingin Menikmati Ini

Sesampainya di rumah, Anies mengatakan bahwa tantenya bercerita bahwa saat kecil mantan Gubernur DKI Jakarta itu pernah mengalami hal serupa.

Saat dirinya dikeroyok, rupanya sang ibu mengetahui dan melihat langsung kejadian tersebut.

Namun, ibu Anies memilih untuk tidak membantu dan melerai perkelahian antara Anies dan teman-temannya.

Baca Juga: Hadiri Tradisi Sambut Ramadan di Tanah Kelahiran, Anies Baswedan Minta Restu untuk Pilpres 2024

“Tante saya cerita, jadi Anies waktu dulu ada kejadian Anies itu dikeroyok sama teman-temannya di dekat rumah. Terus ibu saya pulang dari kantor pakai motor, lihat saya dikeroyok beliau berhenti di rumah, dilihat dari jauh. Dia nggak bantuin, terus dibiarin saya di sana, dilihatin aja,” cerita Anies dikutip AyoJakarta.com pada Selasa (14/3/2023).

Anies mengungkapkan bahwa saat itu, tantenya menjelaskan bahwa ibunya sempat sedih karena melihat ia dikeroyok oleh teman-temannya.

Meski sedih melihat sang anak dikeroyok, rupanya ada alasan mengapa ibu dari Anies tidak melerai pertikaian anaknya.

Baca Juga: Sukses Pimpin Jakarta, Relawan Dukung Anies Baswedan Jadi Presiden dan Buktikan Tidak Ada Politik Identitas

Rupanya, ibu Anies ingin sang anak bisa belajar bahwa segala sesuatu akan ada konsekuensi atas apa yang ia lakukan.

“Ketika masuk nah tante saya lihat, tanya, kak Iyah kenapa kok ngembeng air matanya gitu? Kasihan lihat si Anies dipukuli oleh teman-temannya, katanya. Terus dipisah? Nggak. Ditarik? Nggak, biarin aja udah,” ungkapnya.

“Di situ dia bilang, biar aja, biar dia belajar menghadapi konsekuensi atas apa yang dia kerjakan, biar dia belajar menghadapi masalah, biar dia tangguh, biar dia ulet, Jadi ibu nggak intervensi datang ke sana dan ayo pisah-pisah anak saya diselamatin, nggak, dilihatin sampai selesai,” sambungnya.

Baca Juga: Duet Ganjar-Prabowo Bakal Tantang Anies Baswedan di Pilpres 2024? Pakar Bilang Beginilah Peluang Mereka

Lebih jauh, Anies menuturkan bahwa apa yang dilakukan oleh ibunya adalah bekal untuknya di masa depan.

Selain itu, Anies juga menerangkan bahwa sang ayah juga turut memberikan contoh yang baik dalam hal kejujuran.

“Tapi ini contoh bekal dari orang tua, bekal untuk ya nilai-nilai itu bukan sekedar dikatakan, tapi beliau menyiapkan satu ekosistem pembelajaran dan berhadapan dengan, saya ingat berhadapan dengan ketidakbenaran,” tuturnya.

“Itu ayah saya kalau ada yang nggak jujur, dia akan fight all the way dan saya ditunjukin dan kita semua ditunjukin. Nggak ada yang bisa dia tolerir, pokoknya kalau nggak benar, nggak benar,” tutupnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# kisah hidup
# Putri Tanjung
# dikeroyok
# Anies Baswedan

News Update

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).