AYOJAKARTA.COM - Warga Yogyakarta merayakan hari jadi kotanya yang ke-266, dalam perayaan puncak tadi malam Jumat, 7 Oktober 2022 telah berlangsung meriah.
Rangkaian hari jadi Kota Yogyakarta Hadiningrat atau dikenal sebagai kota pelajar tersebut digelar sejak tanggal 2- 9 Oktober 2022.
Dengan tema Salih Pulih Luwih yang memiliki makna dalam yakni Salih berpindah atau beradaptasi terhadap keadaan baru yang lebih baik, Pulih berarti sembuh, sedangkan Luwih bermakna berkembang lebih baik.
Tema Salih Pulih Luwih tersebut diangkat, rupanya juga memaknai sebagai ungkapan semangat dan tekad bersama untuk bangkit dalam situasi yang kondusif dan normal pasca 2 tahun pandemi Covid-19 menyerang dan membekukan aktifitas dunia.
Baca Juga: Motif Terkuak? Pakar Tarot Ungkap Ferdy Sambo Marah kepada Putri Candrawathi: Alasan Cinta Itu Bohong!
Wayang Jogja Night Carnaval WJNC 2022 juga kembali memeriahkan perayaan hari jadi Kota Jogjakarta ke-266 dengan mengangkat cerita Wayang Lokananta Arjuna Anugraha.
Pasalnya dalam 2 tahun terakhir diketahui WJNC hanya digelar di Kawasan Balai Kota dan Stadion Mandala Krida dengan penonton yang terbatas karena terdampak pandemi Covid-19.
Namun kini, pagelaran WJNC ke 7 ini dikembalikan ke kawasan Tugu Putih Kota Yogyakarta dengan menyajikan suguhan penampilan seni koreografi, busana, musik kotemporer dan permainan lighting dari karya-karya seniman ternama.
Sekitar 500 seniman pun turut hadir dari 14 kemantren untuk meriahkan peringatan hari jadi Kota Yogyakarta dengan arak-arakan cosplay tokoh perwayangan dan kendaraan hias.
Baca Juga: Hukum Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW Menurut Ustaz Abdul Somad, Ternyata Bukan Bidah!
Arak-arakan tersebut ditempuh dalam rute sepanjang 1,2 kilometer dari Jalan Sudirman hingga ke kawasan utama Tugu Putih.
Kemeriahan perayaan hari jadi Kota Yogyakarta tersebut turut dipadati penonton dari segala umur baik anak, remaja, dewasa ataupun orang tua seluruhnya larut dalam suka cita.
Perayaan tersebut tumpah ruah seakan menjadi ungkapan rasa syukur mayarakat Kota Yogyakarta telah berhasil melewati badai Pandemi Covid-19 lalu yang cukup membekukan aktivitas dan memberikan rasa duka di masyarakat. ***

Share this article
Dengan tema Salih Pulih Luwih yang memiliki makna dalam yakni Salih berpindah atau beradaptasi terhadap keadaan baru yang lebih baik.