AYOJAKARTA.COM - Kasus Pembunuhan Brigadir J semakin menjauhi penyelesaian, banyak versi yang beredar di media massa dengan spekulasi dari publik atas motif dibalik pembunuhan tersebut.
Hingga kini masyarakat ingin mengetahui alasan yang benar-benar mendalangi Ferdy Sambo membunuh ajudannya Brigadir J, setelah menyeret dari berbagai pihak untuk menutupi motif asli dari pembunuhan tersebut.
Isu perselingkuhan pun juga berhembus baik Ferdy Sambo dengan si Cantik, atau Putri Candrawati dengan Kuat Maruf yang hingga saat ini menghiasi bumbu dari peristiwa tersebut.
Baca Juga: Tetap Fashionable Meski Masih Ditahan, Harga Kaos Simple Rizky Billar Ini Bisa Buat Beli Motor
Putri Candrawati diduga berselingkuh dengan Kuat Maruf, diketahui pria yang kerap disapa Om Kuat tersebut merupakan supir pribadi Ferdy Sambo dan pembantu rumah tangga Putri Candrawati.
Bukan rahasia lagi, bahwa Putri Candrawathi diduga memiliki hubungan spesial dengan sang sopir sekaligus ART yakni Kuat Maruf alias Om Kuat.
Bagaimana hubungan keduanya jika dilihat dari gesture atau ekspresi yang dibaca oleh pakarnya? Simak hanya di artikel ini.
Dasar pembacaannya pakar Sekar Ayunda adalah dari video saat rekonstruksi Putri Candrawathi dengan Kuat Maruf.
"Raja koin mengartikan bagaimana berkuasanya seseorang dimana saat ini adalah PC dan KM. Pastinya PC karena ia adalah istri jenderal", ujarnya membuka dikutip dari Youtube Sekar Ayunda Spiritual Healing.
Di kartu yang dibuka terdapat kartu koin yang berarti sosok yang berkuasa, tidak lain adalah Ferdy Sambo.
"Kalo ditanya siapa yang berkuasa pastinya PC karena KM adalah anak buahnya (asiten rumah tangga) seharusnya".
Lalu ada kartu tongkat yang berarti ada sesuatu yang didelegasikan.
"Tongkat sebagai delegasi. Delegasi dari Ferdy Sambo untuk mengawasi PC", ujarnya sembari membuka kartu.
"KM adalah orang yang mengawasi PC. Dia walaupun lebih rendah daripada PC tapi dia orang yang senantiasa mengamati", ujarnya menjelaskan.
Baca Juga: Terungkap Fakta Baru Permintaan Ferdy Sambo ke Bharada E, Ronny Talapessy: Tidak Cukup di Nalar
Lantas pakar ekspresi tersebut juga membaca sinyal ketakutan yang ada pada diri Putri Candrawathi.
"Kartu Pendeta Wanita itu sinyal ketakutan Putri terhadap Kuat Maruf. Ini ada apa?", ujarnya sembari bingung.
Lantaran kartu yang dibuka kemudian adalah kartu pendeta wanita, maka dirinya mengartikan pendeta wanita sok suci, sok benar, padahal ia ada kesalahan.
"Dia merasa sok suci dan tidak bersalah, motifnya apa? Ya pasti KM mendapat koin dari PC", ujar Sekar.
Kartu terakhir yang dibuka adalah kartu ratu piala. Hal ini lantas ia sangkut pautkan dengan kasus pelecehan yang diklaim Putri Candrawathi.
"Ratu piala adalah sosok dari PC. PC mengaku pelecehan seksual adalah hal yang mempermalukan dirinya sendiri. Orang yang mengalami pelecehan seksual beneran tidak akan koar-koar, dia akan diam."
Pakar ekspresi tersebut hingga akhirnya memberi kesimpulan hubungan diantara ketiga tokoh tersebut.
"Jadi kesimpulan hubungan Kuat Maruf dengan Putri Candrawathi hanya atasan dan bawahan dimana PC adalah sosok wanita yang gerak-geriknya diawasi oleh KM yang mendapat delegasi dari Ferdy Sambo."
***

Share this article
Dasar pembacaannya pakar Sekar Ayunda adalah dari video saat rekonstruksi Putri Candrawathi dengan Kuat Maruf. Apa hubungan sebenarnya?