AYOJAKARTA.COM - Sejumlah keluarga yang terdiri dari empat orang ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya di Kalideres, Jakarta Barat.
Dikabarkan jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati Jakarta Timur Jumat dini hari tadi untuk dilakukan autopsi.
Pihak kepolisian menyatakan berdasarkan hasil autopsi tidak terdapat makanan di lambung korban sehingga diduga korban meninggal kelaparan.
Baca Juga: 3 Hari Tercium Bau Tak Sedap, Ditemukan Satu Keluarga Tewas di Rumah Kalideres
Kejadian ini diketahui warga sekitar baru pada Kamis, 10 November 2022 setelah 3 hari mencium bau tidak sedap dari dalam rumah korban.
Pihak kepolisian telah melakukan olah TKP pada pagi tadi selama kurang lebih 15 menit dan mengamankan sejumlah barang bukti.
Diketahui keempat jenazah merupakan sepasang suami istri, anak, dan adik dari suami tersebut yang tinggal di Perumahan Citra Garden 1 Extension, Kalideres, Jakarta Barat.
Menurut kesaksian Polisi setelah melakukan pengecekan TKP, kondisi rumah bersih dan rapi juga tidak ditemukan ada bekas tindak kekerasan.
"Kondisi rumah cenderung rapi, tidak berantakan seperti habis terjadinya kekerasan terhadap orang, akan tetapi lebih cenderung bersih," jelas Kompol Haris Kurniawan selaku Kasat Reskrim Polres Jakarta Barat, dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube KOMPASTV pada Jumat, 11 November 2022.
Polisi juga menemukan keempat jenazah tewas dengan posisinya masing-masing, yakni ditemukan satu jenazah di ruang tamu, satu jenazah di kamar tidur, satu jenazah di kamar belakang, satu jenazah di sebelah tempat tidur depan.
"Ya, posisinya dengan posisi masing-masing, yang di ruang tamu posisi menyandar di kursi, kemudian yang di kamar di tempat tidur satu, di kamar belakang ada satu, di sebelah tempat tidur depan satu," ungkap Kompol Haris Kurniawan.
Warga setempat kaget dan tidak mengira bahwa tetangganya bisa tewas secara mengenaskan.
Baca Juga: Brigadir Daden Ajudan Kesayangan Ferdy Sambo Tak Tahu Brigadir J Tewas, Hakim : Anda Sudah Disumpah!
Menurut pengakuan salah satu tetangga korban yakni Desi mengaku bahwa keluarga yang tewas itu memang tertutup dan jarang bersosialisasi.
Desi menceritakan pada Senin, 7 Oktober 2022 ia hendak berolahraga pagi namun malah mencium aroma tidak sedap yang berasal dari rumah korban.
"Setiap hari, setiap pagi selalu olahraga pagi, dari hari senin sudah tercium bau itu," ujar Desi.
"Sampai hari kamis kemarin saya tuh bingung ini kok bau ga hilang-hilang," sambung Desi.
Hal tersebut ia laporkan ke Ketua RT, kemudian kondisi rumah korban diperiksa dengan mendobrak pagar dan diintip melalui jendela.
Ternyata ketua RT menemukan seorang mayat wanita telah membusuk di ruang tamu.
Baca Juga: Terpopuler! Inilah Detik-detik Terakhir Brigadir J Sebelum Tewas Dibunuh yang Terekam CCTV
"Terbuka pintu pagar, di dalam gelap, nah Pak RT minta senter, saya kasih lampu senter, Pak RT masuk lihat, udah gitu dia bilang 'oh gelap, ada mayat satu orang'," jelas Desi menceritakan kronologi saat itu.
Pihak RT langsung melaporkan ke pihak Polisi dan dengan sigap pihak penyidik langsung mendatangi TKP dan melakukan penelusuran penyebab tewasnya keempat korban.
Sejauh ini, diketahui keempat jenazah tewas di waktu yang berbeda berdasarkan kondisi jenazah yang diperiksa pihak dokter forensik.
Kombes Pol Pasma R, Kapolres Jakarta Barat melaporkan hasil pemeriksaan tersebut kepada media bahwa tidak ada tanda kekerasan di tubuh korban.
"Empat mayat tersebut tidak ditemukan tanda kekerasan," ujar Kombes Pol Pasma R dikutip ayojakarta.com pada kanal YouTube Investigasi tvOne pada 11 November 2022.
Namun diketahui, berdasarkan pemeriksaan pada lambung keempat korban, diduga mereka tewas akibat tidak mengkonsumsi makanan maupun minuman dalam waktu yang cukup lama.
"Jadi berdasarkan dari pemeriksaan bahwa dari lambung para mayat ini tidak ada makanan," Kombes Pol Pasma R, Kapolres Jakarta Barat.
"Jadi bisa diduga berdasarkan dari pemeriksaan dari dokter laborpis bahwa mayat ini tidak makan dan minum cukup lama," sambungnya.***

Share this article
Sejumlah keluarga yang terdiri dari empat orang ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya di Kalideres, Jakarta Barat.