AYOJAKARTA.COM - Nama AKPB Ridwan Soplanit menjadi sorotan publik usai menghadiri persidangan Ferdy Sambo sebagai saksi.
AKBP Ridwan Soplanit mengaku diintervansi oleh Ferdy Sambo saat menjadi penyidik dalam kasus pembunuhan Brigadir J.
Dikutip AyoJakarta.com dari unggahan akun TikTok @bistokcrisnatalsi pada Kamis (24/11/22), membagikan informasi terkait kesaksian AKBP Ridwan Soplanit.
Dalam kesaksiannya, mantan Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan ini mengaku bahwa sebelumnya Ferdy Sambo memintanya untuk jangan ramai-ramai.
Selain itu eks Kadiv Propam Polri ini juga dikabarkan memintanya agar tidak memberi tahu siapa-siapa terkait masalah ini.
“pak FS sempat menyampaikan ini untuk ini jangan rame-rame, jangan ngomong dulu kemana-mana,” ujar AKBP Ridwan.
“karena ini terkait dengan aib keluarga masalah pelecehan istri saya
itu yang sempat dia tekankan ke saya dengan nada yang agak tegas Yang Mulia” tambahnya.
Kemudian Jaksa menanyakan kapan suami Putri Candrawathi mengatakan begitu?
Maka dijawablah bahwa eks Kadiv Propam Polri ini mengatakan hal itu saat sedang berada di dalam rumah.
“Pada saat di dalam rumah Yang Mulia, pada saat saya sudah mau meninggalkan dia,” ujarnya.
Mantan Kasat Reskrim Polri inj mengaku bahwa ia sempat drop saat menangani kasus Ferdy Sambo.
Hingga ia merasa teromhang ambing dan sakit selama kurang lebih satu minggu.
“saya terombang ambing saya blank saya mulai dari mana, makanya saya tidak mau larut dengan cerita saya putuskan untuk melaporkan pimpinan dan olah tkp,” ujar AKBP Ridwan.
“saya mungkin di satu titik saya drop karena saya lelah berhadapan dengan ini secara psikis secara fisik saya sangat melelahkan,” pungkasnya.***

Share this article
Dalam kesaksiannya, mantan Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan ini mengaku bahwa sebelumnya Ferdy Sambo memintanya untuk jangan ramai-ramai