AYOJAKARTA.COM - Ricky Rizal kembali tak bisa berkutik saat Hakim berhasil membuat terdakwa pembunuhan Brigadir J tersebut seolah diskakmat.
Pasalnya Ricky Rizal pada persidangan tanggal 5 Desember lalu menceritakan kronologi penembakan Brigadir J kepada Hakim namun dinilai tak masuk diakal.
Seperti dikutip Ayojakarta.com pada unggahan TikTok @aliefasenoryta30 yang menampilkan cuplikan sidang Ricky Rizal saat menjadi saksi di tanggal 5 Desember lalu.
Ricky Rizal saat itu bercerita di hadapan Hakim Wahyu Iman Santoso perihal kronologi penembakan Brigadir J di rumah Ferdy Sambo Duren Tiga.
“Om Ricky sama Yosua dipanggil Bapak,” ujar Ricky Rizal menirukan Kuat Maruf yang saat itu diperintah memanggilnya oleh Ferdy Sambo.
“Yosua ada di depan, saya menghampiri Yosua ke depan, terus saya sampaikan ‘Bro dipanggil Bapak’, terus masuk Yosua, seinget saya Yosua dulu masuk berjalan ke arah dapur itu, terus Om Kuat, terus saya yang belakang, Cuma agak jeda, karena saya sempat berhenti di depan mobil Inova dua hitam,” cerita Ricky Rizal.
Baca Juga: Ingatlah 6 Nasihat Mbah Moen Ini Maka Hidup Akan Jadi Lebih Bermakna, Apa Saja?
Ricky kemudian melanjutkan kembali ceritanya.
“Pada saat masuk itu saya pas jalan masuk Yosua sudah di depan, si Pak Ferdy Sambo sebelah kiri, Richard ada di sebelah kanan, Om Kuat sudah berdiri di belakang Pak FS lah berjarak, terus saya jalan,” tuturnya.
“Saya liat kok seperti ini, ‘Apa Pak? Ada apa Pak?’(menirukan Yosua), ‘jongkok!jongkok!’ (menirukan Ferdy Sambo). Si Richard langsung ngeluarin senjata yang Mulia, begitu Yosua mundur, Richard melepaskan tembakan,” cerita Ricky Rizal saat terjadi penembakan.
Saat itu Ricky mengaku kaget mengapa Richard Eliezer menembak Yosua hingga almarhum terjatuh.
Saat itu tiba-tiba Ricky mendengar suara Adzan Romer memanggil dari arah dapur hingga akhirnya dia berlari ke arah dapur, namun ujar Ricky saat itu ternyata tidak ada orang.
Akhirnya Ricky Rizal kembali lagi ke ruang tengah dan melihat Ferdy Sambo sedang menembak ke arah dinding.
Ricky juga meneruskan ceritanya hingga Ferdy Sambo berhasil keluar rumah bersama Putri Candrawathi yang menangis.
Selesai bercerita Hakim kemudian hanya berujar seperti ini.
“Gitu ceritanya?” ujar Hakim.
Hakim kemudian menanyakan keluarga Ricky Rizal mulai dari anak hingga istrinya yang ditinggal selama dirinya menjalani pemeriksaan dan ditahan di dalam sel.
Hakim mengingatkan Ricky Rizal agar tak bersaksi dengan berbohong.
“Kamu berkorban, mengorbankan anak-anakmu untuk nutupin ini semua, sampai hari ini kamu mencoba nutupin, seolah-olah saya percaya cerita kamu,” tegur Hakim.
“Dari tadi saya diemin cerita kamu! Saya tahu kapan kamu bohong, kapan kamu engga,” ujar hakim menegaskan.
Ricky Rizal hanya terlihat menunduk dan mengangguk pernyataan Hakim.
“Cerita kamu ga masuk di akal semua! CCTV itu lho jelas. Bukti CCTV!,” tegas Hakim kepada Ricky Rizal.
Hakim menilai semua cerita Ricky Rizal tidak masuk di akal. Hakim pun meminta agar Ricky mengingat anak dan istrinya yang mendoakannya mendapat keringanan.***

Share this article
Ricky Rizal saat itu bercerita di hadapan Hakim Wahyu Iman Santoso perihal kronologi penembakan Brigadir J di rumah Ferdy Sambo Duren Tiga.