Kumpulan Pernyataan Mahfud MD Soal Vonis Ferdy Sambo, Richard Eliezer dan Hakim Sidang Pembunuhan Yosua

Kumpulan Pernyataan Mahfud MD Soal Vonis Ferdy Sambo, Richard Eliezer dan Hakim Sidang Pembunuhan Yosua
Kumpulan Pernyataan Mahfud MD Soal Vonis Ferdy Sambo, Richard Eliezer dan Hakim Sidang Pembunuhan Yosua

AYOJAKARTA.COM – Menkopolhukam Mahfud MD menjadi petinggi negara yang memberikan perhatian khusus terhadap kasus pembunuhan berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Sejak sebelum sidang perkara pembunuhan berencana terhadap Yosua Hutabarat digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel), Mahfud MD sudah bersuara keras agar kasus tersebut dibuka seterang-terangnya.

Ketika sidang mulai digelar di PN Jaksel, Mahfud MD juga memberikan perhatian khusus terhadap jalannya sidang. Ada beberapa komentar yang disampaikan Menkopolhukam itu yang terkait dengan kejadian di dalam ruang sidang maupun di luar PN Jaksel.

Baca Juga: Angka Sial 13, Hakim Bacakan Vonis untuk Ferdy Sambo: Tetap Seumur Hidup atau Malah Hukuman Mati

Berikut ini beberapa komentar Mahfud MD:

Vonis untuk Ferdy Sambo

Mahfud MD mengaku yakin Majelis Hakim yang menangani perkara pembunuhan berencana terhadap Yosua Hutabarat akan menjatuhkan vonis yang adil terhadap Ferdy Sambo.

Keyakinan Mahfud MD itu muncul karena merasa percaya Majelis Hakim dapat membaca denyut-denyut keadilan yang sudah disampaikan oleh Jaksa Penuntut Umum dan publik secara luas.

"Kejaksaan itu sudah profesional. Logika hukum sudah dipakai. Tapi hakim tidak terikat semata-mata pada logika jaksa, juga bisa terikat pada logikanya sendiri. Begitu juga bisa dipengaruhi oleh logika publik tentang keadilan,” ujar Mahfud MD seperti dilansir republika.co.id.

Mengenai jalannya sidang di PN Jaksel yang diwarnai perdebatan antara Jaksa dan penasihat hukum terdakwa, Mahfud MD memandang para hakim yang menangani perkara tersebut punya pengalaman persidangan.

“Hakim itu punya pengalaman debat. Debat kayak gitu sudah makanan sehari-hari, tidak akan terpengaruh oleh tipuan-tipuan perdebatan yang faktanya tidak bisa dipertanggungjawabkan,” katanya.

Selanjutnya, Mahfud MD meminta masyarakat menghormati apapun yang menjadi keputusan Majelis Hakim terhadap Ferdy Sambo.

“Ya serahkan saja kepada hakim. Apapun nanti keputusannya, ya kita tidak bisa mengelak. Tapi kalau selama pantauan saya terhadap jalannya sidang ini, hakimnya cukup profesional, jaksanya juga, pengacaranya juga, sehingga masyarakat tinggal menunggu sekarang mana yang oleh hakim putusan yang dianggap adil.”

Baca Juga: Nasib Putri Candrawathi: Dari Rumah Mewah ke Sel Tahanan, Berujung Vonis ke Penjara?

Demikian penjelasan Mahfud MD seperti dilansir republika.co.id, jaringan Ayo Media Network, dalam berita berjudul Mahfud Yakin Hakim Bakal Jatuhkan Vonis yang Adil Terhadap Ferdy Sambo.

Vonis untuk Richard Eliezer

Richard Eliezer alias Bharada E harus menghadapi tuntutan Jaksa yakni pidana penjara 12 tahun. Keputusan JPU ini lantas mendapatkan sorotan publik karena dipandang terlalu berat.

Sebelum sidang pembacaan tuntutan Jaksa untuk Bharada E, Mahfud MD menyebut Richard Eliezer sebagai sosok yang pantas mendapatkan keringanan hukuman.

Alasan dari Mahfud MD, Richard Eliezer lah yang membongkar peristiwa penembakan terhadap Yosua Hutabarat. Bahkan secara teori, kata Menkopolhukam itu, Bharada E berpeluang lolos dari hukuman.

Namun, Mahfud MD mengingatkan bahwa semuanya tergantung Majelis Hakim yang menangani perkara tersebut.

Setelah tuntuan Jaksa dibacakan, melalui akun Twitter-nya @mohmahfudmd Mahfud MD memberikan dukungan dan nasihat kepada Richard Eliezer.

“Adinda Richard Eliezer. Sy senang, saat membaca pledoi td kamu mengucapkan terimakasih kpd bnyk pihak, termasuk kpd sy. Sy berdoa agar kamu mendapat hukuman ringan, tp itu semua terserah kpd majelis hakim. Kita hrs sportif dlm berhukum bhw hakimlah yg berwenang memutus hukuman.” Demikian Mahfud MD memulai cuitan berserinya.

Dalam lanjutan kicauannya, Menkopolhukam itu kembali menyebut bahwa Richard Eliezer adalah sosok yang membuka rahasia tentang pembunuhan terhadap Yosua alias Briadir J.

“Aku msh ingat, kasus ini menjadi terbuka ketika pd 8 Agustus 2022 kamu membuka rahasia kasus ini bhw faktanya bkn tembak melainkan pembunuhan. Sblm itu selama sebulan (sejak 8 Juli) kamu mengaku saling tembak krn ditembak duluan. Tp tgl 8 Agustus itu kamu bilang: itu pembunuhan.”

Namun demikian, Mahfud MD meminta Bharada E tetap jantan dengan tabah menerima vonis hakim terhadap dirinya.

“Sejak itu semua jd terbuka, trmsk Ferdy yg kemudian mengaku sbg pembuat skenario. Ingatlah stlh membuka rahasia kss ini kamu menyatakan bhw hatimu lega dan lepas dari himpitan krn tlh mengatakan kebenaran ttg hal yg semula digelapgulitakan. Kamu jantan, hrs tabah menerima vonis.”

Upaya Mempengaruhi Majelis Hakim

Sempat beredar di media sosia, unggahan video orang yang disebut-sebut sebagai Hakim Ketua yang menangani sidang pembunuhan Yosua Hutabarat yakni Wahyu Iman Santoso.

Baca Juga: Novel Perselingkuhan Brigadir J dan Putri Candrawatahi, Karya Jaksa Penuntut Umum: Dari Penasihat Hukum

Narasi video yang beredar di TikTok, Twitter, dan YouTube itu mengarahkan opini penontonnya bahwa ada pembahasan di luar ruang PN Jaksel terkait dengan sidang Ferdy Sambo dan kawan-kawan.

Mengomentari beredarnya video pendek itu, Mahfud MD memandang hal itu sebagai upaya untuk meneror Majelis Hakim yang menangani perkara pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

Dalam kesempatan yang lain, Mahfud MD mengaku juga mendengar ada gerilya bawah tanah untuk mempengaruhi vonis untuk Ferdy Sambo.

“Katanya ada Brigjen mendekati si A, si B. Sekarang Brigjen yang dimaksud siapa? Suruh sebut saja, nanti di sini saya punya Mayjen banyak kok. Saya bilang begitu,” Mahfud M menegaskan pada 19 Januari 2023.

Dalam pandangan Mahfud MD, Majelis Hakim yang memimpin jalannya sidang Ferdy Sambo, Richard Eliezer dan kawan-kawan sudah bagus.

“Hakimnya selama ini bagus kok dalam memimpin jalannya sidang. Saya tahu hakimnya dan dia kenal saya,” ujar Mahfud MD yang pernah menjadi Ketua Mahkamah Konstitutsi (MK).***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Richard Eliezer
# Ferdy Sambo
# Majelis Hakim
# vonis
# Mahfud MD

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.