AYOJAKARTA.COM – Kabar terbaru kembali datang dari mantan Gubernur DKI Jakarta yang akan menjadi bakal calon presiden pada Pilpres 2024 yakni Anies Baswedan.
Hal tersebut ialah kabar soal menurunnya elektabilitas Anies Baswedan sebagai figur bakal calon presiden pada Pilpres 2024.
Penurunan elektabilitas Anies Baswedan sebagai figur bakal calon presiden tersebut terlihat dari survei yang dipaparkan Populi Center berdasarkan Top Of Mind.
Diketahui dalam survei Top Of Mind elektabilitas capres, pada posisi pertama diduduki oleh Gubernur Jawa Tengah yakni Ganjar Pranowo dengan persentase 19,8 persen.
Selanjutnya ada Menhan Prabowo Subianto dengan persentase elektabilitas 17,1 persen dan menduduki peringkat yang kedua.
Sebelumnya pada Oktober 2022 lalu, elektabilitas Prabowo Subianto hanya sebesar 15 persen.
Sedangkan untuk Anies Baswedan menempati urutan ketiga dengan persentase elektabilitas sebesar 10,8 persen.
Baca Juga: NasDem Dinilai Menahan Diri untuk Dukung Anies Baswedan, Gagalkah Tiket Capres 2024?
Padahal pada Oktober 2022 lalu, elektabilitas Anies Baswedan berada di angka 17,3 persen.
Tentunya penurunan elektabilitas persentase dari Anies Baswedan tersebut cukup terlihat signifikan.
Nurul Fatin Afifah selaku peneliti di Populi Center menuturkan jika penurunan elektabilitas Anies Baswedan tersebut pasca dirinya tidak lagi menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta.
“Terkait elektabilitas calon presiden, data menunjukkan terdapat penurunan elektabilitas Anies Baswedan pasca tidak lagi menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta,” ujar Nurul Fatin Afifah.
Berikutnya diurutan keempat ada nama Joko Widodo dengan presentase angka 10,1 persen yang kemudian dibawahnya ada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dengan persentase 5,1 persen.
Kemudian untuk Menparekraf Sandiaga Uno berada diurutan keenam dengan presentase 1,7 persen, dilanjutkan berikutnya urutan ketujuh ada Hary tanoesoedibjo dengan persentase elektabilitas 0,7 persen.
Di bawah Hary Tanoesoedibjo ada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dengan persentase elektabilitas 0,5 persen, lalu di bawahnya ada eks Panglima Andika Perkasa dengan persentase sama.
“Sementara sisa angka sebesar 31,2 persen masuk kategori tidak tahu atau tidak menjawab,” imbuh Nurul.
Terakhir ada putri dari Megawati Soekarnoputri yakni Puan Maharani dengan persentase elektabilitas di angka 0,4 persen.
Survey tersebut diambil pada tanggal 25 Januari 2023 hingga 2 Februari 2023 dengan menggunakan metode wawancara tatap langsung dengan 1.200 responden yang dipilih acak.
Untuk margin of error yang diterapkan kurang lebih 2,83 persen dengan tingkat kepercayaan sebesar 95 persen.***

Share this article
Bukan karena masalah utang piutang, elektabilitas mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan turun drastis akibat hal lain.