AYOJAKARTA.COM -- Fakta baru terungkap, kasus pembunuhan berencana Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat oleh terdakwa Ferdy Sambo dibongkar saksi di persidangan PN Jakarta Selatan.
Hal tersebut diungkapkan oleh saksi Ridwan Soplanit yang hadir di persidangan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin, 21 November 2022.
Usai berhasil menghapus jejak rekaman CCTV pada TKP rumah Duren Tiga, Ferdy Sambo pun menjalankan serangkaian operasi senyap.
Baca Juga: Perang Bintang Polri, Ferdy Sambo Akui Kabareskrim Terlibat Dugaan Tambang Ilegal
Diduga operasi senyap tersebut dilakukan untuk menutupi kejahatanya pada kasus pembunuhan Brigadir J.
Baik istrinya, Putri Candrawathi bersama para ajudannya ikut ambil peran bagian dalam operasi senyap tersebut.
Ridwan Soplanit mengungkapkan bahwa Ferdy Sambo memerintahkan untuk tidak beramai-ramai soal kasus tewasnya Brigadir J di rumah kediaman Duren Tiga.
Pada saat Ridwan Soplanit hadir di sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan sebagai saksi kasus pembunuhan Brigadir J, Senin, 21 November 2022.
"Pak FS (Ferdy Sambo) sempat menyampaikan untuk kejadian ini jangan ramai-ramai, jangan ngomong dulu kemana-mana karena ini terkait dengan aib keluarga masalah pelecehan istri saya," ujar Ridwan Soplanit di sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, seperti dilihat AyoJakarta.com melalui kanal YouTube KOMPASTV, Rabu, 23 November 2022.
Menurut pengakuan Ridwan, hal tersebut disampaikan oleh Sambo pada saat masih di dalam rumah Duren Tiga Jakarta Selatan.
Karena perintah Ferdy Sambo itu lah, Ridwan Soplanit mengaku merasa terombang-ambing, membuatnya bingung dan kalut hingga jatuh sakit selama sepekan.
"Perasaan saya, sederhana saja saya terombang-ambing saya blank saat itu. Saya mulai dari mana, makanya saya tidak mau larut dalam cerita. Saya putuskan untuk melaporkan ke pimpinan dan olah TKP," kata Ridwan.
"Saya mungkin di suatu titik saya drop karena saya lelah, saya lupa berhadapan dengan ini, itu secara fisik dan psikis sangat melelahkan," imbuhnya.
Tidak sampai disitu, Ridwan Soplanit juga mengaku bahwa Ferdy Sambo juga menekan para penyidik Polres Metro Jakarta Selatan dan melibatkan jajaran personel propam untuk melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti.***

Share this article
Diungkapkan oleh saksi Ridwan Soplanit, Ferdy Sambo menjalankan serangkaian operasi senyap di pembunuhan berencana Brigadir J.