MAGELANG, AYOJAKARTA.COM -- Guna mencegah penyebaran virus corona, tahun ini umat Buddha tidak menyelenggarakan perayaan Waisak 2564 BE/2020 di Candi Borobudur maupun Candi Mendut.
"Biasanya kami di Candi Mendut dan Candi Borobudur ada acara nasional dihadiri ribuan umat, tetapi tahun ini kita mengikuti imbauan dari pemerintah dan juga institusi tertinggi kami, yaitu melaksanakan Waisak di rumah," kata Sekretaris Wihara Mendut Wahyu Utomo di Magelang, seperti melansir Suara.com, Kamis (7/5/2020).
Begitu juga dengan perayaan Waisak di wihara hanya orang-orang tertentu dengan jumlah terbatas.
"Jadi prosesi dari Mendut ke Borobudur seperti tahun-tahun kemarin tidak ada. Tahun ini memang tidak mengadakan prosesi tersebut sesuai dengan anjuran pemerintah untuk tidak berkerumun," katanya.
Wahyu menuturkan, Waisak tahun ini masing-masing majelis memiliki tema sendiri-sendiri, Namun hal itu tidak menjadi masalah. "Kami dari Majelis Theravada temanya adalah 'Kegotongroyongan untuk menjaga persatuan dan keamanan di Negara Indonesia'," katanya.
Wahyu mengimbau umat Buddha tidak perlu merayakan Waisak di wihara untuk menghindari berkerumun, namun mereka cukup merayakannya di rumah.
"Intinya Waisak adalah kembali lagi kita mengingat apa yang dilakukan Sang Buddha sehingga melaksanakan peribadatan di dalam rumah pun tidak menjadi masalah, yang paling penting adalah kembali mengulang yang pernah diajarkan oleh Buddha," katanya.
Share this article
Guna mencegah penyebaran virus corona, tahun ini umat Buddha tidak menyelenggarakan perayaan Waisak 2564 BE/2020 di Candi Borobudur maupun Candi Mendut.