Titik Terang Untuk Pegi Setiawan, Kuasa Hukum Terpidana Kasus Vina Cirebon Ungkap Ada Kejanggalan Baru

Sidang praperadilan Pegi Setiawan di Kasus Vina Cirebon resmi ditunda hingga 1 Juli 2024, mendatang akibat ketidakhadiran Polda Jabar.
Sidang praperadilan Pegi Setiawan di Kasus Vina Cirebon resmi ditunda hingga 1 Juli 2024, mendatang akibat ketidakhadiran Polda Jabar.


AYOJAKARTA.COM - Sidang praperadilan Pegi Setiawan di Kasus Vina Cirebon resmi ditunda hingga 1 Juli 2024, mendatang.

Ketidakhadiran Polda Jabar merupakan alasan utama sidang tersebut itu ditunda.

Tujuan dari sidang praperadilan Pegi Setiawan ini pun untuk mengugurkan statusnya sebagai tersangka didukung engan bukti-bukti.

Baca Juga: Tes IQ: Kamu Punya Jiwa Detektif? Pecahkan Teka-teki Ini dan Temukan Dimana Penjahat Berada Dalam 31 Detik!

Hal tersebut berkaitan dengan adanya dugaan bahwa polisi terlah melakukan keslaahan porsedur dan Pegi Setiawan merupakan korban salah tangkap.

Yang mana, ada beberapa kejanggalan mengenai penetapan Pegi Setiawan sebagai pelaku pembunuh Vina Cirebon yang berinisial Pegi alias Perong.

Bahkan tim kuasa hukum Pegi Setiawan begitu yakin bahwa kliennya bukan merupakan Pegi alias Perong seperti yang dituduhkan polisi.

Baca Juga: 13 SMA dan SMK Terbaik di Kota Yogyakarta, Ada yang Masuk Peringkat 15 Besar Nasional

Keyakinannya tersebut didukung dengan kejanggalan bukti-bukti yang ditunjukkan oleh Polisi kepada public beberapa waktu lalu.

"Polda Jawa Barat terlalu mengada-ada soal alat bukti yang disiapkan," ungkap tim kuasa hukum Pegi Setiawan, dikutip dari Kompas TV (23/06/2026).

Pasalnya saat sesi tanya jawab di Kompas TV beberapa waktu lalu, pihak wakil dari Polda Jabar sendiri begitu kurang yakin untuk bisa membuktikan tentang sidik jari Pegi Setiawan di barang bukti berupa samurai.

Baca Juga: 5 Jurusan Kuliah untuk Kamu yang Memiliki Minat Berkarier di Dunia Penyiaran

Samurai itu merupakan alah atu baarang bukti yang ditemukan polisi di TKP, namun polisi pun belum bisa membuktikan terkait sidik Jari Pegi Setiawan menepel di samurai tersebut, jika benar terlibat dalam kasus pembunuhan tersebut.

Alat bukti tersebut merupakan salah satu kejanggalan dari penetapan Pegi Setiawan yang diduga alaha Pegi atau Perong.

Benar Pegi Setiawan Koran Salah Tangkap Polisi?

Baca Juga: KABAR GEMBIRA! KJP Plus Tahap 1 2024 Gelombang 2 Cair Dobel untuk 130 Ribu Penerima, Cek Jadwalnya di Sini!

Disisi lain, terkait isu salah tangkap tersebut, ada beberapa titik terang bagi Pegi Setiawan yang hadir dari kesaksian dari kuasa hukum 7 pelaku pembunuh Vina Cirebon yang sudah tertangkap.

Jutek Bongso, kuasa hukum terpidana Kasus Vina, mengungkap bahwa 6 terpidana seumur hidup kasus Vina mengaku tidak kenal dengan Pegi.

Namun, hanya 1 orang terpidana yang mana adalah kliennya mengaku kenal dengan Pegi Setiawan.

Baca Juga: Reza Indragiri: Spekulasi Keputusan Sistemik di Balik Ketidakhadiran Polda Jabar dalam Sidang Praperadilan Pegi Setiawan


"Enam-enamnya mengaku tidak pernah mengenal Pegi," Ungkap Jutek Bongso.

Keterangan serupa pun sempat diungkap oleh salah satu pelaku pembunuh Vina Cirebon yang lain, yaitu Saka Tatal.

Dalam sebuah acara khusus, Uya Kuya menanyakan kepada salah satu pelaku pembunuh Vina, yaitu Saka Tatal, mengenai sosok Pegi Setiawan.

Baca Juga: Praperadilan Pegi: Irjen Sandi Nugroho Bantah Tuduhan Kurangnya Alat Bukti ‘Penyidik Tidak Diam Saja’

Mengejutkannya, Saka Tatal tidak mengenal sosok yang ada di foto yang diduga adalah Pegi alias Perong dan ditunjukkan oleh Uya Kuya tersebut.

Kepada Uya Kuya, Adik Pegi Setiawan juga mengungkapkan bahwa saat kejadian berlangsung, Pegi Setiawan sedang bersamanya di tempat kerja di Bandung.

Selain itu, terkait identitas ganda, sang adik juga mengungkap bahwa Pegi memang memiliki nama panggilan gaul yaitu "Robby".

Baca Juga: 7 Penyesalan Ini Biasa Dirasakan Ketika Sudah Tua, Perbaiki Mumpung Masih Ada Waktu

Meski demikian teka-teki tentang keterlibatan Pegi Setiawan dalam kasus pembunuhan Vina Cirebon ini masih akan menunggu babak baru di sidang praperadilan tanggal 1 Juni 2024, mendatang.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Prapedilan
# Pegi Setiawan
# Uya Kuya
# Vina Cirebon
# Polda Jabar

News Update

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.