Presiden Prabowo Siapkan 53 Lokasi untuk Implementasi Program Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2025-2026

Presiden Prabowo Siapkan 53 Lokasi untuk Implementasi Program Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2025-2026
Presiden Prabowo Siapkan 53 Lokasi untuk Implementasi Program Sekolah Rakyat Tahun Ajaran 2025-2026

AYOJAKARTA.COM - Pemerintah Indonesia sedang melakukan persiapan intensif untuk implementasi Program Sekolah Rakyat berdasarkan Instruksi Presiden Nomor 8 tahun 2025.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) mendapat dua tugas utama terkait program ini, yaitu menangani masalah kelembagaan dan bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk menyiapkan tenaga guru serta tenaga kependidikan.

Menteri PANRB, Rini Widyantini menjelaskan, "Kelembagaan Sekolah Rakyat sendiri kemarin sudah disepakati akan menjadi bagian daripada Kementerian Sosial dan kami sekarang sudah mempersiapkan.

Baca Juga: Grup Facebook 'Fantasi Sedarah' Menggemparkan Publik, Psikolog: Edukasi Seksual Perlu Masuk Kurikulum

Mudah-mudahan dalam waktu dekat kebijakan mengenai kelembagaan untuk Sekolah Rakyat itu sudah bisa kita selesaikan.

Yang kedua tentang penyediaan guru, kami juga bersama-sama dengan Dikdasmen menyusun beberapa skema yang tentunya nanti akan kami laporkan khusus kepada Bapak Presiden.

Mudah-mudahan nanti dengan skema-skema penyediaan guru ini bisa membantu percepatan terhadap pelaksanaan dari Sekolah Rakyat."

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) juga menyampaikan bahwa, "Saya hari ini bisa melapor ke Presiden tentang berbagai perkembangan yang kami rencanakan kaitannya dengan penyelenggaraan sekolah rakyat yang rencananya akan dimulai pada tahun ajaran 2025-2026."

Baca Juga: Tunjangan Bulanan Rp300.000-Rp500.000 untuk Guru Honorer Segera Cair Mei 2025, Cek Jadwal, Syarat, dan Ketentuannya!

Beliau menambahkan bahwa persiapan terus dilakukan secara paralel, meliputi persiapan penerimaan siswa, pengadaan guru, tata kelola sekolah, dan hal-hal lain yang menyangkut operasional sekolah rakyat.

Hingga saat ini, telah terdapat 53 lokasi yang siap untuk menyelenggarakan program Sekolah Rakyat dengan kapasitas lebih dari 2.500 siswa secara keseluruhan.

Gus Ipul menerangkan, "Pada prinsipnya Presiden Prabowo Subianto meminta apa yang telah kami rencanakan itu terus dimatangkan, ditindaklanjuti, dan sebanyak mungkin daerah yang bisa berpartisipasi."

Lokasi-lokasi tersebut telah memiliki infrastruktur yang memadai, mencakup bangunan sekolah, asrama, tempat ibadah, tempat makan, fasilitas olahraga, dan kebutuhan pendukung lainnya.

Baca Juga: Update Status Pencairan PKH dan BPNT Tahap Kedua di KKS Mandiri Mei 2025, Wilayah Ciamis Cair?

Menurut Gus Ipul, "Lokasinya ada macam-macam. Ada di Jawa Timur, ada di Jawa Barat, ada di Jawa Tengah, ada di NTT, ada di Kalimantan, juga ada di Papua. Jadi agak merata ini karena memang mayoritas memang berada di sentra-sentra milik Kementerian Sosial."

Selain itu, dua universitas yaitu Universitas Brawijaya Malang dan Unesa Surabaya telah menyatakan komitmen untuk menyiapkan fasilitas.

Program ini ditujukan bagi mereka yang berasal dari keluarga yang terdata dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi (DTSEN), khususnya kelompok Desil 1 dan Desil 2, yang kemudian akan dilanjutkan dengan tes akademik.

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti menambahkan, "Tentunya nanti untuk peserta sekolah rakyat akan datanya berbasis kepada data tunggal sosial ekonomi nasional.

Baca Juga: Alasan Utama Guru Madrasah Tidak Terpanggil dalam Seleksi PPG 2025, Kamu Wajib Memenuhi 6 Kriteria Ini!

Lokasi-lokasi yang 53 itu sebagian besar memang berlokasi di daerah yang membutuhkan sekolah dan juga yang berlokasi di daerah yang memang jumlah orang yang kurang mampunya banyak, jadi ini sudah sangat selaras dengan data-data yang ada di BPS."

Presiden Prabowo Subianto telah meminta agar rencana yang telah disusun terus dimatangkan, ditindaklanjuti, dan melibatkan sebanyak mungkin daerah untuk berpartisipasi dalam program ini.

Tim khusus dari berbagai kementerian, termasuk BPS, terus bekerja untuk menyelesaikan berbagai aspek program, mulai dari pengembangan kurikulum, rekrutmen, penyiapan sarana prasarana, sistem pengawasan, hingga pengelolaan sekolah.

Gus Ipul menjelaskan, "Yang membahas kurikulum ada tim khusus, untuk rekrutmen ada tim, untuk sarana prasarana ada tim, untuk pengawasan ada tim, untuk pengelolaan jadi timnya dari berbagai kementerian termasuk BPS bekerja terus-menerus ini yang insyaallah dalam waktu 1 sampai 2 minggu yang akan datang mudah-mudahan sudah lebih jelas gambarnya."

Baca Juga: Ketahui Alasan Penyaluran Bantuan Sosial 2025 Belum Merata, Jangan Terburu-buru Cek Saldo

Terkait anggaran, pemerintah masih melakukan perhitungan cermat untuk kebutuhan renovasi dan pembangunan baru dengan melibatkan Kementerian PU dan Kementerian Keuangan.

Meskipun idealnya setiap sekolah diperkirakan menampung sekitar 1.000 murid untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, angka pasti anggaran belum dapat ditentukan.

Gus Ipul menegaskan, "Presiden Prabowo meminta kami untuk terus melakukan konsolidasi sekuat-kuatnya dan seberapapun yang mampu. Ini bagian dari memuliakan keluarga miskin dan sekaligus mendorong agar kebangkitan wong cilik itu terjadi menuju Indonesia Maju tahun 2045 yang akan datang."

Pertemuan tersebut juga dihadiri oleh Mendikdasmen, Mendikti, Menko PMK, Mendagri, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, dan Menteri Keuangan.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# BPS
# Presiden Prabowo
# Sekolah Rakyat

News Update

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.