Mengaku Gunakan Dana Pribadi, Bupati Indramayu Lucky Hakim Tetap Diperiksa Kemendagri Usai Liburan ke Jepang

Bupati Indramayu Lucky Hakim sedang menjalani pemeriksaan intensif di Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Dalam Negeri.
Bupati Indramayu Lucky Hakim sedang menjalani pemeriksaan intensif di Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Dalam Negeri.

AYOJAKARTA.COM - Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya mengonfirmasi bahwa Bupati Indramayu Lucky Hakim sedang menjalani pemeriksaan intensif di Inspektorat Jenderal (Itjen) Kementerian Dalam Negeri pada Selasa, 8 April 2025.

Pemeriksaan yang dimulai tepat pada pukul 13.00 WIB ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas perjalanan liburan Lucky Hakim ke Jepang yang dilakukan tanpa mendapatkan izin resmi dari Menteri Dalam Negeri sebagaimana diwajibkan oleh peraturan yang berlaku.

"Bupatinya sedang dimintai keterangan dulu oleh Inspektorat, nanti setelah itu baru Pak Bupatinya akan menghadap," jelas Bima Arya kepada awak media.

Bima yang merupakan mantan Walikota Bogor tersebut menekankan bahwa setelah proses pemeriksaan oleh Itjen Kemendagri selesai.

Lucky Hakim diwajibkan untuk menghadap kepadanya guna memberikan penjelasan lebih komprehensif mengenai alasan perjalanannya ke luar negeri tanpa izin.

Perjalanan liburan Lucky Hakim ke Jepang secara tegas dinyatakan bertentangan dengan ketentuan Pasal 76 ayat 1 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, yang dengan jelas mengatur bahwa kepala daerah dan wakil kepala daerah dilarang melakukan perjalanan ke luar negeri tanpa izin dari menteri.

Baca Juga: Usai Lebaran Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Tidak Halangi Perantau, namun Tingkatkan Daya Saing Tenaga Kerja Lokal

Konsekuensi hukum bagi pelanggaran ini sangat serius, yaitu pemberhentian sementara selama periode 3 bulan dari jabatannya sebagai Bupati Indramayu.

"Lucky Hakim telah menyampaikan permintaan maaf kepada Kemendagri," lanjut Bima Arya.

Namun ia menegaskan bahwa prosedur formal tetap harus dijalankan dan Kemendagri akan tetap meminta penjelasan secara langsung dan terperinci dari Luki Hakim mengenai kronologi perjalanan dan alasan mengapa protokol perizinan tidak diikuti sebagaimana mestinya.

Dalam pemeriksaan yang berlangsung selama beberapa jam tersebut, Lucky Hakim dihadapkan dengan 43 pertanyaan detail dari tim Itjen Kemendagri.

Menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, Lucky Hakim memberikan penjelasan komprehensif tentang perjalanannya: "Saya jelaskan bahwa saya berangkat dari tanggal 2 April dan kembali sampai di Indonesia tanggal 7 April, tidak menggunakan fasilitas negara, uang pribadi, tidak ada kaitannya sama sekali dengan pemda, di hari cuti bersama," ujar Lucky Hakim setelah pemeriksaan.

Baca Juga: Viral Dijuluki 'Bupati Jepang', Lucky Hakim Akui Salah Paham Soal Izin Perjalanan Luar Negeri

Ia lebih lanjut merinci bahwa perjalanan tersebut murni untuk kepentingan pribadi bersama keluarganya dan tidak menggunakan dana APBD atau fasilitas negara lainnya.

"Itu yang didalami, kan apakah saya menggunakan perjalanan dinas, apakah uang anggaran APBD, bukan. Saya tunjukkan bukti-buktinya bahwa ini saya beli tiket pribadi.

Saya di sana pun berangkat keluarga, jadi tidak membawa bersama ajudan ataupun ASPR ataupun staf khusus atau sama sekali tidak.

Bahkan ke airport pun tidak diantar, kan gitu. Dari airport pun pulang juga tidak dijemput oleh fasilitas negara.

Jadi murni ini liburan keluarga, pergi bersama keluarga menggunakan dana pribadi," tegasnya sambil menyebutkan bahwa ia telah menyertakan bukti-bukti untuk mendukung pernyataannya.

Kasus pelanggaran protokol perjalanan luar negeri oleh Bupati Indramayu ini menuai beragam tanggapan kritis dari warganet di berbagai platform media sosial.

Akun @abdulrahman0967 mengungkapkan kekecewaannya dengan berkomentar: "Inilah kalau artis bila jadi instansi negara yang ada makin rusak negeri ini," merujuk pada latar belakang Luki Hakim sebelum menjabat sebagai bupati.

Sementara itu, akun @xplore.xperience menyoroti kontras kesenjangan sosial dengan menyatakan: "Rakyat susah dia malah jalan-jalan keluar negeri, tanpa izin lagi. Berasa udah jadi raja kecil jadi ngerasa ga butuh izin."

Baca Juga: Pemimpin Sekte Jihad Ummah Nekat Jadikan Pengikutnya Mesin Penghasil Endorfin, Gangguan NPD?

Kritik serupa juga disampaikan oleh @NawawiAKFarm yang mempertanyakan kompetensi Lucky Hakim dengan komentar sarkastik: "Artis kok dipilih wkwkwk," memperlihatkan kekecewaan publik terhadap kinerja dan profesionalisme pejabat pemerintah yang berasal dari kalangan selebriti.

Komentar-komentar tersebut mencerminkan keresahan publik terhadap pejabat yang dianggap tidak menghormati regulasi dan prosedur administratif yang berlaku.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Lucky Hakim
# Bupati Indramayu
# Liburan
# Jepang

News Update

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.