AYOJAKARTA.COM - Saat debat cawapres berlangsung, cawapres nomor urut dua dengan tiga sempat memperlihatkan gimmick atau atraksi yang menuai kontroversi.
Gimmick atau atraksi dalam debat cawapres tersebut dilakukan Gibran Rakabuming saat bertanya perihal greenflation kepada cawapres Mahfud MD.
Sehubungan dengan adanya gimmick atau atraksi yang dilakukan Gibran Rakabuming kepada Mahfud MD saat debat cawapres berlangsung, Islah Bahrawi memberi tanggapan.
Menurut Anggota Tim Sukses pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD, debat cawapres tidak ubahnya dengan sebuah kontes kecantikan untuk mendapat lebih banyak perhatian.
Namun demikian, Islah menyayangkan gimmick yang dilakukan Gibran kepada Mahfud MD karena dinilainya sebagai bentuk penghinaan.
“Ketika Gibran menyebut bahwa Anda seorang Profesor, ini adalah penghinaan, karena berusaha mendowngrade Pak Mahfud selevel Gibran,” ungkap Islah.
Baca Juga: Sekjen PDIP Hasto Krisyanto Sebut Sikap Gibran Tampil Emosional saat Debat: Ketularan Prabowo
Meski publik telah melihat langsung bagaimana Mahfud MD sedang dipermalukan, namun Islah mengapresiasi sikap Mahfud MD.
Mendapat penghinaan yang sedemikian tidak menyenangkan, Mahfud MD justru menunjukkan kemampuan dalam mengelola kesabaran.
“Kalau saya akan ikut panas, untungnya maqom Pak Mahfud sudah Beyond, dia berusaha bersabar sehingga dilemparkan ke moderator,” imbuh Islah.
Perilaku yang ditunjukkan oleh Gibran, menurut Islah juga pernah dilakukan oleh dua kandidat presiden Amerika saat berdebat.
Donald Trump juga sempat melakukan hal serupa sebagaimana dilakukan oleh Gibran ke Mahfud MD, kepada Joe Biden yang kemudian menuai simpati publik.
Akibat perlakukan Trump yang dinilai masyarakat Amerika sebagai tindakan tidak etis tersebut, Bidden kemudian dinobatkan menjadi presiden.
Mengacu pada perbuatan Trumph yang berbuah kalah dengan Bidden, Islah sangat optimis hal senada juga akan terjadi dengan cawapres nomor urut dua.
“Amerika yang se-liberal itu masih melihat senioritas dan juniornya ketika berperilaku soal etika soal moral, dan gestur untuk menghargai orang lebih senior,” jelas Islah.
Lebih lanjut Islah yang sudah bertahun-tahun menetap di Amerika menilai, gimmick yang dilakukan Gibran kepada Mahfud MD akan menjadi bumerang bagi karir politiknya.
Sehingga sangat wajar apabila kemudian analisis persepsi publik yang dilakukan Drone Emprit melabeli kesan negatif hingga mencapai 60 persen kepada Gibran.
Namun demikian, Islah secara objektif menganggap penampilan Gibran di awal debat cawapres memang cukup meyakinkan, meski kemudian justru berbuntut pada penghinaan.
“Awalnya Gibran oke, tetapi kemudian dirusak oleh gimmick-gimmick yang kebablasan dan berubah menjadi penghinaan,” tegas Islah dikutip Ayojakarta, Selasa 23 Januari 2024 dari kanal YouTube Metro TV. ***

Share this article
Menurut Anggota Timses Ganjar Pranowo-Mahfud MD, debat cawapres tidak ubahnya dengan sebuah kontes kecantikan untuk mendapat perhatian.