AYOJAKARTA.COM - Ramai soal Gedung Indonesia Menggugat (GIM) yang akan digunakan Anies Baswedan beberapa hari lalu digembok dan tak boleh digunakan karena telah dicabut izin penggunaannya.
Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin akhirnya buka suara soal alasan dibalik pencabutan izin dan penutupan GIM yang akan digunakan Anies Baswedan tersebut.
Hal itu berkaitan dengan banyaknya isu beredar bahwa telah terjadi penjegalan kepada Anies Baswedan.
Dalam penyampaiannya, Bey mengungkapkan alasan kenapa GIM tidak bisa digunakan oleh Anies Baswedan adalah karena adanya perbedaan izin dari pihak pemohon soal tujuan pemakaian gedung.
Dikatakan Bey, saat mengajukan izin penggunaan GIM, pemohon yaitu pihak dari Anies Baswedan menjelaskan bahwa tidak akan ada unsur politik di dalam acar diskusi yang akan diselenggarakan.
Izin tersebut juga telah dikuatkan oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat yang menyampaikan bahwa acara memang hanyalah untuk diskusi dan tidak ada unsur politik apalagi kampanye untuk Anies.
Baca Juga: Gedung GIM Digembok Jelang Acara Diskusi, Anies Baswedan: PR Kita Masih Besar!
"Satu hari menjelang acara, hari Sabtu malam. Teman-teman dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat dimana mereka melihat ada baliho-baliho dengan tulisan capres cawapres," ujar Bey seperti dikutip dari kanal YouTube Kompas TV Jawa Timur, Selasa, 10 Oktober 2023.
"Dan sudah jelas bahwa aturan KPU melarang adanya pelaksanaan yang bersifat seperti kampanye selama sebelum kampanye," lanjutnya.
Dengan demikian para ASN dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat disebutkan hanya menegakkan aturan dengan menurunkan baliho dan memberikan konfirmasi ulang kepada pemohon bahwa ternyata acara tersebut bukan hanya diskusi melainkan ada unsur politiknya.
Kemudian, informasi dari Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat, pemohon telah meminta maaf dan mengaku bahwa ada kesalahan dalam acara tersebut.
Dan saat itulah, disampaikan bahwa izin dari penggunaan GIM untuk Anies Baswedan akhirnya harus dicabut.
Pihak Anies pun dikatakan Bey telah menyetujui bahwa izin penggunaan GIM harus dicabut jelang acara.
Namun pada saat hari H acara, Polresta Bandung mendapati bahwa banyak peserta yang sedang dalam perjalanan menuju GIM untuk mengikuti kegiatan bersama Anies Baswedan.
Baca Juga: Tak Pusing Dilarang Diskusi di GIM Bandung, Anies Baswedan 'Merakyat' Lesehan di Luar Gedung
Akhirnya Polresta Bandung melakukan koordinasi dengan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat terkait dengan peserta acara yang rupanya sudah menuju gedung GIM tersebut.
Dan untuk menindaklanjuti kejadian tersebut, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jawa Barat akhirnya mengambil sebuah kebijakan bahwa izin hanya bisa diberikan untuk penggunaan halaman gedung.

Share this article
Pj Gubernur Jawa Barat akhirnya buka suara soal alasan dibalik pencabutan izin dan penutupan GIM yang akan digunakan Anies Baswedan.