AYOBANDUNG.COM -- Usai menarik dukungan dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Partai Demokrat mulai menjajaki kemungkinan mencari koalisi.
Salah satu bentuk upaya konkret yang dilakukan Partai Demokrat adalah dengan melakukan dialog dengan Prabowo Subianto selaku Ketua Umum Partai Gerindra.
Pertemuan antara Partai Demokrat yang diwakili oleh SBY serta AHY bersama Prabowo berlangsung hari ini di Hambalang.
Baca Juga: Tes IQ: Mana Anak yang Menyelinap ke Kamar dalam Gambar Ini? Otak Cerdas Pasti Tau
Sebagaimana diketahui, sebelumnya capres Prabowo Subianto sempat menemui Petinggi Partai Demokrat di Cikeas.
Selain dihadiri oleh Partai Demokrat, pertemuan juga diikuti oleh sejumlah Partai pendukung Prabowo Subianto.
Terkait dengan agenda pertemuan tersebut, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Budi Djiwandono memberikan sejumlah bocoran.
Dalam keterangannya kepada awak media, Budi menyebut pertemuan berlangsung dalam suasana penuh keakraban.
“Tadi suasana sangat penuh kekeluargaan, antara pimpinan Partai Demokrat Pak Susilo Bambang Yudhoyono,” ungkap Budi.
Baca Juga: 7 Tanda Kamu Orang yang Berkelas, Salah Satunya Tidak Suka Unggah Ini di Medsos!
Selain merupakan silaturahmi kebangsaan, Budi juga menyebut bahwa kunjungan Partai Demokrat hari ini merupakan kunjungan balasan.
Lebih lanjut, Budi menjelaskan bahwa dalam pertemuan bertajuk silaturahmi kebangsaan tersebut, AHY menyampaikan sejumlah hal.
Selain membahas situasi nasional, pertemuan antara SBY dengan Prabowo juga merupakan pertemuan antara dua sahabat lama yang berasal dari kalangan militer.
“Tadi juga ditemani beberapa senior seperti Pak Wiranto, Pak Agum Gumelar dan ini pertemuan silaturahmi yang sangat baik,” imbuh Budi.
Sehubungan dengan arah dukungan politik yang akan diberikan Partai Demokrat, Budi memberikan pernyataan.
Baca Juga: Tes Kepribadian: Pilih Angka 7 Mana yang Sering Kamu Tulis? Itu Menunjukkan Karakter Aslimu!
Menurut Budi, dalam pertemuan yang berlangsung dengan penuh kebersamaan, serius dan santai serta intens tersebut peluang Demokrat untuk bergabung terbuka lapang.
Dari pembahasan tersebut, Budi menangkap ada sinyalemen khusus dari Petinggi Partai Demokrat terhadap Koalisi Indonesia Maju yang merupakan basis pendukung Prabowo.
“Kami sangat berharap, pada waktunya nanti akan ada pengumuman secara resmi,” jelas Budi.
Terkait dengan peraturan Partai Demokrat yang akan memberikan pernyataan resmi melalui mekanisme Rapimnas, Budi mengaku tengah menunggu undangan.
Lebih lanjut, Budi juga menjelaskan saat ini upaya komunikasi akan terus dilakukan sampai pernyataan resmi tersebut disampaikan.
Baca Juga: Ilusi Optik untuk Tes IQ: Hanya 1 Persen Orang yang Dapat Menemukan Kucing dalam Gambar Ini
Mengenai adanya kesempatan bagi AHY untuk bisa menjadi pendamping bagi Prabowo, Budi menilai langkah tersebut perlu dilakukan melalui pembahasan mendalam.
“Tradisi kita yaitu musyawarah untuk mufakat, Insya Allah pada waktunya nanti akan diumumkan bersama,” pungkas Budi.
Demikian seperti dikutip Ayojakarta pada Minggu, 17 September 2023 dari kanal Youtube Kompas TV. ***

Share this article
Usai menarik dukungan dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan, Partai Demokrat mulai menjajaki kemungkinan mencari koalisi.