Anies Baswedan Blak-Blakan Soal Desakan Deklarasi Cawapres, Sebut Sulit Sepakat dengan Partai Demokrat

Anies Baswedan Blak-Blakan Soal Desakan Deklarasi Cawapres, Sebut Sulit Sepakat dengan Partai Demokrat
Anies Baswedan Blak-Blakan Soal Desakan Deklarasi Cawapres, Sebut Sulit Sepakat dengan Partai Demokrat


AYOJAKARTA.COM – Capres Anies Baswedan blak-blakan soal desakan Partai Demokrat untuk mengumumkan cawapres yang sudah dipilihnya untuk Pilpres 2024.

Anies Baswedan mengungkapkan bahwa sempat ada permasalahan yang terjadi dengan Partai Demokrat.

Ini karena, Partai Demokrat sempat menyampaikan bahwa pihaknya akan mencari pilihan lain apabila pada tanggal pembentukan deklarasi tidak terjadi.

Baca Juga: Jelaskan Sejarah Indonesia ke Mahasiswa, Anies Baswedan Dikritik Sejarawan: Salah Maning Son

Sehingga inilah yang membuat Anies Baswedan kesulitan untuk sepakat dengan pihak Partai Demokrat.

“Kalau tidak disepakati, kalau tidak ditetapkan maka kami akan cari opsi yang lain, di situ letak permasalahan,” kata Anies dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Metro TV, Jumat (8/9/2023).

Anies mengungkapkan bahwa pada saat penentuan tanggal deklarasi cawapres pihaknya merasa khawatir.

Sebab, persiapan untuk mendeklarasikan cawapres pilihannya tidak bisa disiapkan dalam waktu singkat.

Sehingga, Anies melihat ada perbedaan mendasar yang membuatnya tidak bisa sejalan lagi dengan Partai Demokrat.

Baca Juga: Gambar yang Pertama Kamu Lihat Kuda atau Katak? Terungkap Sisi Positif Kepribadian Anda!

“Kenapa ketika penentuan tanggal itu kami merasa itu hawa mengkhawatirkan? Karena itu menjadi sebuah patokan, bila tidak tercapai kesepakatan pada hari itu atau hari-hari itu kan tidak mungkin deklarasi disiapin sehari,” jelasnya.

“Maka nggak bisa lagi jalan bersama, ada perbedaan yang mendasar di sini,” sambungnya.

Untuk diketahui, sebelumnya dalam beberapa kesempatan pihak Partai Demokrat mendesak Anies untuk mendeklarasikan cawapres pilihannya.

Seperti pada beberapa waktu lalu, Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Demokrat yakni Herzaky Mahendra meminta agar cawapres lebih baik dideklarasikan secepatnya.

Menurutnya, pengumuman cawapres lebih awal akan membuat publik memahami arti dari perubahan dan perbaikan yang selama ini disokong oleh Koalisi Perubahan untuk Persatuan.

Baca Juga: Alasan Atta Halilintar Kesal! Ternyata Mama Nur Terlambat Ngajak Pindah Lapak Streaming-nya di Shopee Live

“Mengapa KPP perlu lebih awal, lebih cepat dalam konteks cawapres, karena banyak kerja-kerja yang masih kami lakukan di lapangan untuk memastikan publik itu benar-benar memahami perubahan dan perbaikan itu seperti apa,” ujar Herzaky dikutip dari kanal YouTube Kompas TV.

Meski begitu, Herzaky menyebut pihaknya tetap menyerahkan seluruhnya kepada Anies.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Cawapres
# Demokrat
# Deklarasi
# Anies Baswedan

News Update

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.