AYOJAKARTA.COM - Untuk ketiga Ketua Umum Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto mencalonkan diri sebagai calon presiden RI.
Setelah sebelumnya telah dikalahkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi), hal itu tak menyurutkan semangat Prabowo Subianto untuk kembali maju dalam Pilpres 2024 mendatang.
Akankah Prabowo Subianto mampu membuktikan bahwa ia layak dan bisa terpilih menjadi Presiden RI di 2024?
Melalui wawancara yang di tayangkan di YouTube Najwa Shihab, Menteri Pertahanan itu membuka suaranya.
Baca Juga: Hubungan Prabowo Subianto dan Jokowi Jadi Sorotan, Immanuel Ebenezer: Bentuk Kenyamanan
Pada 2019 silam, Prabowo dikenal dengan sosoknya yang memiliki nada bicara tegas dan meletup-letup.
Namun kini bakal capres dari Gerindra ini dinilai berubah menjadi lebih lembut tak seperti biasanya.
Dalam hal ini, Prabowo mengatakan bahwa sebelumnya ia berpandangan bahwa untuk berbicara harus dengan semangat. Namun dianggapnya meletup-letup.
“Saya berpandangan, kita harus bicara dengan semangat. Mungkin berbicara semangat ini dipersepsi oleh elit, media itu elit loh meletup-letup,” katanya, dikutip pada Jumat, 30 Juni 2023.
Bakal capres ini mengatakan bahwa dirinya sebetulnya adalah sosok yang lembut dan tidak seram seperti apa yang dipersepsikan kebanyakan orang.
“Jadi mungkin persepsinya Prabowo itu keras, Prabowo itu serem, kan saya nggak serem sekarang,” kata Prabowo yang disambut gelak tawa penonton.
“Prabowo yang asli tuh nggak serem, lembut, sangat lembut,” tambahnya sambil guyon.
Lebih lanjut Prabowo mengatakan bahwa kemungkinan alasan dirinya terus kalah di Pemilu yakni karena dirinya kurang politisi.
Namun tahun depan ia merasa yakin bahwa dirinya dapat memenangkan kontestasi pilpres itu.
Sebab dirinya mengaku telah belajar dengan Presiden Jokowi, sosok yang telah mengalahkannya sekaligus menjadi gurunya saat ini.
“Banyak yang mengatakan saya ini, saya kurang politisi makanya saya kalah terus, tapi kali ini insyaAllah,” kata Prabowo, optimis.
“Karena Saya sudah belajar politik, Saya belajar dari Pak Jokowi yang mengalahkan Saya, berarti itu guru yang hebat, sudah santai saja,” lanjutnya.***

Share this article
Untuk ketiga Ketua Umum Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto mencalonkan diri sebagai calon presiden RI.