Dapat Kritikan Menohok dari Anies Baswedan, Jokowi Beri Respon yang Mengejutkan!

Presiden Jokowi dan Anies Baswedan
Presiden Jokowi dan Anies Baswedan

AYOJAKARTA.COM--Anies Baswedan sempat mengkritik pemerintahan Jokowi dalam salah satu pidatonya di Senayan beberapa waktu lalu.

Jokowi memberikan tanggapan yang mengejutkan mengenai kritikan Anies Baswedan yang dinilai cukup keras.

Kritikan yang pertama yang disampaikan oleh Anies Baswedan adalah mengenai intervensi kekuasaan dalam pemilihan Capres 2024.

Hal ini karena Anies menilai ada ketidakadilan apabila negara melakukan intervensi kekuasaan agar masyarakat dapat memilih salah satu kandidat Capres.

Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Kompas TV (16/5/2023), karena jika negara sampai melakukan intervensi kekuasaan maka hal tersebut dinilai telah melecehkan rakyat Indonesia menurut Anies Baswedan.

Baca Juga: Siap Maju Sebagai Capres, Anies Baswedan Akui Masih Punya Tantangan Ini untuk Dihadapi

“Biarkan rakyat tanpa dipengaruhi, tanpa ada tangan negara yang terlibat, negara netral, negara mengambil sikap di atas semuanya, dan percayakan rakyat. Bahwa rakyat akan menitipkan kewenangan itu pada mereka-mereka yang memiliki rekam jejak yang benar,” ujar Anies Baswedan.

Kritikan yang kedua yang disampaikan oleh Anies Baswedan menyinggung mengenai kebijakan subsidi mobil listrik.

Menurutnya, kebijakan mobil listrik tersebut tidak tepat karena justru diperuntukkan kepada orang-orang yang tidak membutuhkan subsidi.

Selain itu, menurut Anies emisi karbon yang dikeluarkan mobil listrik justru akan lebih tinggi dari bus karena hanya bisa memuat sedikit orang.

Baca Juga: Hasil Survei SMRC: Ganjar Pranowo Melejit Dinilai Publik Sebagai Capres Jujur dan Perhatian Pada Rakyat

“Kalau kita hitung, apalagi ini contoh, ketika sampai pada mobil listrik, emisi karbon pada mobil listrik per kapita per kilometer sesungguhnya lebih tinggi daripada emisi karbon bus per bahan bakar minyak,” kata Anies.

Anies Baswedan tetap mendukung teknologi baru mengenai kendaraan listrik tetapi ia mendukung teknologi tersebut diterapkan pada kendaraan umum bukan kendaraan pribadi.

Mengetahui hal tersebut Luhut Binsar Pandjaitan selaku Menko Kemaritiman dan Investasi menyampaikan bahwa mobil listrik merupakan salah satu arus dunia yang perlu diikuti. Karena sudah ada penelitian mengenai keuntungan dari penggunaan mobil listrik.

Oleh karena itu Luhut minta Anies untuk menemuinya agar mereka berdua bisa berdiskusi mengenai mobil listrik dan Luhut dapat menyampaikan bahwa apa yang dikatakan Anies adalah keliru.

Baca Juga: Sempat Viral Ungkap Penyataan Bernada Rasis Soal Anies Baswedan, Ketum KNPI Juga Sentil Prabowo dan Ganjar

Berbeda dengan Luhut yang memberikan respon mengajak Anies Baswedan untuk menemuinya, Jokowi memberikan tanggapan lain yang mengejutkan.

Hal ini terjadi ketika Jokowi mendapatkan pertanyaan dari media mengenai tanggapannya terhadap kritik yang disampaikan oleh Anies soal mobil listrik.

Jokowi justru tak mau menjawabnya dan hanya memberikan respon dengan tersebut dan memberikan isyarat tangan untuk tidak menjawab pertanyaan tersebut.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Pilpres 2024
# Mobil listrik
# Presiden Joko Widodo
# Anies Baswedan
# Kritik

News Update

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.