AYOJAKARTA.COM - Rumor atau isu Walikota Solo, Gibran Rakabuming Raka sebagai calon wakil presiden yang akan mendampingi Prabowo Subianto di pilpres 2024 mulai muncul di tengah gejolak dinamika politik yang masih baru dimulai pengenalannya.
Adapun kabar tersebut tidak lepas dari kedekatan yang kerap ditunjukkan sang putra sulung presiden Jokowi dengan Prabowo Subianto yang saat ini menjadi Menteri Pertahanan RI di bahwa pimpinan kabinet Indonesia maju.
Tak hanya itu saja, undangan Presiden Jokowi terhadap partai koalisi pun turut jadi sorotan ketika Prabowo datang ke istana untuk menghadiri undangan tersebut.
Baca Juga: Pasca Viral, Begini Kondisi Bengkel Hen's Motor Sport Sentul, Gulung Tikar?
Merespon hal itu, Gibran langsung membantah tudingan tentang dirinya yang akan menjadi calon pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2024 mendatang.
Dalam bantahannya, Gibran juga menolak, karena sesuai aturan yang ada, dirinya belum memenuhi syarat usia minimal untuk menjadi peserta kontestasi di pemilihan presiden.
"Umurku belum cukup, please, umurku piro to?," katanya.
Selain itu, Gibran mengatakan umurnya yang belum cukup, ia juga mengaku bahwa ilmunya belum cukup untuk menjadi cawapres.
Baca Juga: 7 Fakta Dokter Wayan di Karawang yang Viral, Tetap Layani Pasien Meski Tinggal di Rumah Terbengkalai
Apalagi, dirinya masih harus banyak belajar. Terlebih, menjadi cawapres bukanlah tugas yang mudah untuk diemban.
"Ilmunya belum cukup, saya itu masih perlu banyak belajar. Baru 2 tahun ini, please jangan, itu tugas berat lho, ojo mbok bayangke gampang apa, makasih wis," kata Gibran yang dikutip AyoJakarta.com pada Sabtu (6/5).
Selanjutnya, syarat untuk batasan usia minimal presiden yakni 40 tahun. Sedangkan Gibran baru berusia 36 tahun pada bulan Oktober tahun 2023.
Kemudian Presiden Joko Widodo juga sempat merespons tentang wacana yang berkembang di masyarakat tentang duet Prabowo Subianto dan putranya di Pilpres 2024.
Ia juga menyebutkan bahwa kabar tersebut tidak benar karena umur sang anak masih muda dan belum pantas menjadi cawapres.
Sementara itu, ia juga menjelaskan kalau Gibran baru menjabat menjadi Walikota Solo 2 tahun ini. Hal tersebut pun di nilainya tidak logis dan tidak masuk akal, ketika putranya jadi cawapres.***

Share this article
Gibran langsung membantah tudingan tentang dirinya yang akan menjadi calon pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2024 mendatang.