AYOJAKARTA.COM – Mantan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Uno, memberikan tanggapan terkait alasannya mundur dari partai yang diketuai oleh Prabowo Subianto.
Pasalnya usai Sandiaga Uno pamit dari Partai Gerindra, banyak isu yang menyebut bahwa dirinya meninggalkan Prabowo Subianto demi Ganjar Pranowo.
Karena sebagaimana diketahui, Ganjar Pranowo telah diusung sebagai Calon Presiden (Capres) oleh PDIP yang juga didukung oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Baca Juga: Asrama Haji Indramayu Siap Layani 8.968 Jemaah
Belum lagi, Sandiaga Uno juga disebut-sebut menjadi Calon Wakil Presiden (Cawapres) Ganjar Pranowo.
Sandiaga Uno mengatakan bahwa kepemimpinan Partai Gerindra berada di tangan Prabowo Subianto.
Pria yang menjabat sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) ini juga menyampaikan bahwa dalam berpolitik tidak ada ruang untuk baper.
“Yang memegang tampuk pimpinan itu ya Pak Prabowo. Saya happy karena saya sudah 8 tahun ada di sana sebagai kader Gerindra,” kata Sandiaga dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Kompas TV Jawa Timur, Sabtu (6/5/2023).
Baca Juga: Daftar Formasi yang Jadi Prioritas dalam Seleksi CPNS 2023, Simak Informasi Lengkapnya di Sini!
“Berpolitik itu tidak harus bawa ke perasaan hati. Nggak ada ruang untuk bersenang, nggak ada ruang untuk kita baperan, no hard feeling,” sambungnya.
Sandiaga menjelaskaan bahwa selama ini ia banyak belajar dari Ketua Umum Partai Gerindra, yakni Prabowo Subianto.
Memilih untuk hengkang dari Partai Gerindra, Sandiaga merasa perlu untuk berpamitan.
Ini karena, Partai Gerindra merupakan partai yang telah membesarkan namanya selama bertahun-tahun.
Tidak sampai di situ saja, Sandiaga menghormati etika serta adab partai politik yang ada dan harus dipegang.
“Partai politik itu ada etika, ada adab yang harus kita pegang bahwa nahkoda menentukan satu tujuan. Seandainya memiliki pemikiran lain yang ingin diperjuangkan adalah platform yang mungkin tidak sesuai dengan arah dan partai politik ya mestinya harus mengambil keputusan. Jangan ada di dalam tapi tidak memiliki kesamaan pikiran,” jelasnya.***

Share this article
Usai Sandiaga Uno pamit dari Partai Gerindra, banyak isu yang menyebut bahwa dirinya meninggalkan Prabowo Subianto demi Ganjar Pranowo.