AYOJAKARTA.COM--Mario Dandy, Shane dan AG, ketiganya merupakan pelaku dalam kasus penganiayaan David Ozora.
Melalui cuitan Twitternya, Ayah David Ozora, Jonathan Latumahina mengungkap kebobrokan Mario Dandy, Shane dan AG usai melakukan penganiayaan.
Sebelumnya, ayah David Ozora mengungkap kebobrokan mafia dalam Kementerian Keuangan, yang mana orang yang diduga adalah Rafael Alun Trisambodo, ayah Mario Dandy.
“Bismillah. Memulai terapi kognitif di sekolah atas rujukan dr Yeremia Tatang kepala tim dokter yang menangani david di @RSMayapada
Siang nanti gue bongkar permainan mafia birokrat kemenkeu. Be there,” cuit @seeksixsuck yang dikutip AyoJakarta.com pada Rabu, 3 Mei 2023.
Baca Juga: Parah! Terungkap Mario Dandy dan Shane Lukas Main Gitar Usai Injak-injak dan Tendang David
Jonathan Latumahina mengungkapkan bahwa dirinya sempat didatangi oleh beberapa orang yang tak dikenal saat di Rumah Sakit.
Orang-orang tersebut diduga adalah suruhan Rafael Alun Trisambodo untuk meminta damai.
Kemudian, Petinggi GP Ansor ini juga mengungkapkan soal kebobrokan lainnya dalam kasus penganiayaan anaknya.
Yakni perihal mobil yang ditunggangi para pelaku untuk menemui putranya saat penganiayaan itu tiba-tiba tidak ada di Polsek dengan alasan sedang dipakai untuk menjemput saksi.
Hal tersebut pun menimbulkan kecurigaan bagi pihak orang tua David, ia merasa aneh ketika mobil yang disita oleh Kepolisian dapat digunakan dengan bebasnya untuk menjemput saksi.
“21 Feb 2023 Plat nomor disitu masih B 120 DEN yang dibaca broden, nama ngehits pelaku yang dipake di IG, tiktok dan videonya viral ugal2an naik motor.” cuitnya.
“Yang aneh adalah mobil itu tiba2 ilang, dan ketika kami tanya ke polisi polsek pesanggrahan dijawab "baru buat jemput saksi. Mobil yang disita bisa buat jemput saksi?? Benarkah begitu secara hukum? Mobil disita dan bisa buat plesiran jemput saksi (yang sekarang udah masuk bui di ag),” tambahnya.
Kemudian, Jonathan Latumahina juga mengungkapkan bahwa ketiga pelaku tersebut masih dengan santainya bermain gitar di Polsek Pesanggrahan usai melakukan penganiayaan.
“Ini foto juga ekslusif. Jadi tu anak dajal bertiga main gitar di polsek pesanggrahan, santai banget kaya gak ada apa2. Setelah dikasi paham baru dia pucat dan sadar kalo saat ini bapaknya gabisa bantu apa2,” tulisnya.
Ayah David juga menyebut bahwa terdapat saksi ketika Mario Dandy Cs bernyanyi sambil bermain gitar saat di Polsek.
“Mario, AG, shane merasa polsek pesanggrahan cuma tempat nongkrong sesaat sebelum papanya keluarin mereka. Bisa main gitar, nyanyi2 dan dilihat banyak saksi, termasuk Ibu N (yang nolong david) saat diperiksa di polsek sesaat setelah AG datang.” kata Jonathan.
Jonathan juga menyebut bahwa Mario Dandy sempat memberi janji pada tantenya AG bahwa AG tak akan terseret dalam kasus ini.
“Padahal sebelumnya dia bilang ke tantenya AG, dandy sempat bilang: tenang tante, AG gak akan kena, semua diurus papa, paling nanti saya cuma dihukum 2 tahun 8 bulan.Bagaimana dia bisa tahu akan dihukum segitu,” tuturnya.***

Share this article
Petinggi GP Ansor ini juga mengungkapkan soal kebobrokan lainnya dalam kasus penganiayaan anaknya, David Ozora