AYOJAKARTA.COM--Ayah David Ozora, Jonathan Latumahina kembali memberikan update perkembangan kondisi putranya usai dirawat di rumah sakit akibat penganiayaan oleh Mario Dandy.
Melalui cuitan Twitter ayah David Ozora, Jonathan Latumahina mengunggah foto putranya yang menggunakan seragam sekolah.
Postingan Jonathan Latumahina itu menandakan bahwa kondisi David Ozora kini Alhamdulilah kian membaik.
Selain itu, melalui cuitan Twitter pribadinya @seeksixsuck, Jonathan Latumahina mengungkap bobroknya permainan mafia dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Dalam hal ini yang diduga adalah Rafael Alun Trisambodo ayah dari Mario Dandy.
“Bismillah. Memulai terapi kognitif di sekolah atas rujukan dr Yeremia Tatang kepala tim dokter yang menangani david di @RSMayapada
Siang nanti gue bongkar permainan mafia birokrat kemenkeu. Be there,” cuitnya.
Petinggi GP Ansor ini mengungkapkan bahwa saat berada di Rumah Sakit menjaga putranya, ia sempat didatangi orang tak kenal.
Orang-orang tak dikenal tersebut diduga adalah orang suruhan dari Rafael Alun Trisambodo yang mengajak untuk berdamai.
Baca Juga: MENOLAK LUPA Peran AG di Kasus Penganiayaan David Ozora, Banding Ditolak Tetap Divonis 3,5 Tahun
“Saat di RS medika gue ditempel orang2 gajelas yang ngajak damai. Beberapa kali gue diamkan, bukan mereda tapi makin banyak mereka datang. Gue langsung mikir "ini pelaku pasti orang kuat, orang suruhannya sebanyak ini" ada saksi yang liat itu: Pak R (yang anter david), Sahabat @abu_abros dan Banser Jaksel,” tulisnya.
Geram karena terus didatangi orang tak kenal, Jonathan Latumahina pun akhirnya meneriaki orang yang berbadan tegap tersebut.
Ia dengan tegas bahwa dirinya menolak untuk berdamai dengan pelaku yang melakukan penganiayaan pada putranya.
“Hingga gue akhirnya teriaki mereka: "lu siapa!!! lu angkatan???" (Karena badannya tegap2),” lanjutnya.
Baca Juga: Maju Tak Gentar! Banding Ditolak di PT DKI Jakarta, AG Gercep Siap Tempuh Kasasi
“Trus gue sampaiakan: "kasitau bosmu, nama gue jonathan dan gak akan ada damai" trus gue kembali urus david,” tambahnya.
Tak berhenti disitu, ayah David mengaku kembali didatangi kembali orang yang sebelumnya, pada malam hari untuk mengajak berdamai.
“Sekitar jam 23.00 tanggal 20 februari david masuk ICU. Gue tiba2 dikasitau ada yang nunggu di IGD penting.
Sialan bener, yang dibawah ternyata orang tadi + 4 orang yang katanya keluarganya dan ngajak damai. Langsung gue usir orang2 itu dan gue balik ke ICU,” tulisnya.
Kejadian aneh pun kembali ia alami, di mana ia mengaku merasa janggal ketika petugas administrasi Rumah Sakit mengatakan bahwa asuransi putranya tidak bisa digunakan karena adanya satu pelanggaran.
Baca Juga: KEREN! Dari Koma Kini Siap Sekolah, Jonathan Latumahina Ungkap Perkembangan David Ozora
“Tiba2 di RS medika ada petugas administrasi panggil gue dan bilang kalo prudential david gabisa karena melanggar 1 klausul. Disini gue makin curiga, bagaimana bisa blackcard gak bisa diurus?,” tulisnya.
Merasa ada yang janggal, akhirnya petinggi GP Ansor pun mengecek segala kronologi yang sebenarnya.
Hingga ia menemukan bahwa ada yang memberikan laporan jika yang memulai perkelahian adalah putranya.
“Setelah gue cek ada kronologi yang tidak bisa di approve asuransi "yang memulai perkelahian adalah david".
Gue kejar dan telusuri, darimana ini masuk report seperti ini? Siapa yang nulis kronologi ini?
Pihak RS bilang dari polsek pesanggrahan. Gue langsung ingatkan Sahabat2 Banser untuk potensi masuk angin.” cuitnya.***

Share this article
Petinggi GP Ansor ini mengungkapkan bahwa saat berada di Rumah Sakit menjaga putranya, ia sempat didatangi orang tak kenal