AYOJAKARTA.COM---Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, kediaman Rafael Alun Trisambodo disambangi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.
Dari hasil penggeledahan tersebut, KPK berhasil menyita sejumlah uang tunai non rupiah dalam jumlah besar serta tujuh puluh tas mewah milik istri Rafael.
Menyikapi temuan tersebut, Rafael menyebut bahwa koleksi tas Ernie Meike Torondek yang merupakan istrinya adalah barang-barang KW.
“Dari 70 tas yang disita oleh KPK, itu mungkin paling banyak hanya 8 sampai 10 yang asli,” jelas Rafael ketika dimintai tanggapan.
Baca Juga: Luar Biasa, Istri Rafael Alun Trisambodo Tidak Memiliki NIK, Kok Bisa?
Dari 70 unit tas yang berhasil disita tersebut, 30 diantaranya sempat diperlihatkan ke publik saat Rafael ditetapkan sebagai tersangka.
Terkait dengan harga tas mewah yang merupakan koleksi milik istri Rafael Alun, kemudian berhasil untuk dilakukan penaksiran.
Hermes Birkin Grey yang ditaksir mencapai nilai Rp 492 juta, Hermes K25 Epsom yang ditaksir senilai Rp 390 juta rupiah.
Selain itu ada juga Hermes B25 Chocolate Togo Gold Hardware yang mencapai harga p 345 juta untuk satu unitnya.
Hermes Birkin 25 Rose d’ete Swift Leather yang ditaksir mencapai harga Rp 234 juta rupiah juga termasuk dalam daftar barang sita KPK.
Hermes Kelly senilai Rp 149 juta rupiah, Hermes B35 Leather Togo Etoupe seharga Rp 195 juta rupiah.
Selain varian tas Hermes, Ernie Meike juga mengoleksi Large and Small Dior Book Tote, juga Louis Vuitton Speedy 30 Monogram Multicolore Handbags.
Bukan hanya harga koleksi tas milik Ernie Meike yang membuat publik tercengang, tetapi juga informasi terkait identitas pribadi Ernie.
Iskandar Sitorus dari Indonesia Audit Watch atau IAW mengungkap bahwa istri Rafael Alun tidak memiliki Nomor Induk Kependudukan atau NIK.
Terkait ketiadaan NIK tersebut, Pahrur Dalimunthe yang merupakan pakar Tindak Pidana Pencucian Uang atau TPPU memberi tanggapan.
Baca Juga: Rafael Alun Ikuti Jejak Mafia Pajak Gayus Tambunan? Ternyata Sama-sama Lakukan Hal Ini!
Menurut Pahrur, langkah tersebut merupakan salah satu upaya untuk mengecoh, sehingga aliran dana ke istrinya tidak dapat terdeteksi.
“NIK itu terhubung dengan perbankan dan perpajakan, saya menduga tujuannya agar tidak terdeteksi,” ujar Pahrur.
Lebih lanjut, Pakar TPPU menjelaskan bahwa penggunaan transaksi tunai dalam perbankan dikenal sebagai Anonim yang paling sulit dilacak.
Sehubungan dengan upaya pengecohan, pernyataan senada juga disampaikan oleh Ketua KPK Periode 2015 – 2019, Saut Situmorang.
Sebab, menurut Saut, PPATK juga tidak mungkin melakukan pendeteksian apabila tidak ada nama serta alamat seseorang.
Demikian seperti dirangkum Ayojakarta pada Selasa, 11 April 2023 dari akun instagram @aimanwitjaksono. **

Share this article
Iskandar Sitorus dari Indonesia Audit Watch atau IAW mengungkap bahwa istri Rafael Alun tidak memiliki Nomor Induk Kependudukan atau NIK.