CATAT! 5 Kriteria P2 dan P3 Agar Tetap Aman saat Seleksi PPPK 2023 dan Bisa Resume, No 3 Jangan Dianggap Remeh

Ilustrasi.PPPK
Ilustrasi.PPPK

AYOJAKARTA.COM – Informasi terbaru seputar pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) dibahas dalam artikel ini.

Ada lima kriteria bagi pelamar prioritas 2 (P2) dan prioritas 3 (P3) yang wajib diketahui agar tetap bisa aman dalam seleksi PPPK di tahun 2023.

Perlu diketahui bahwa di tahun 2023 menjadi kesempatan terbaik bagi pelamar prioritas 1 (P1), prioritas 2 (P2), prioritas 3 (P3), dan pelamar umum (P4) untuk bisa lolos menjadi ASN PPPK Guru.

Baca Juga: Langsung Kicep Lakukan Hal Ini, Begini Reaksi Mario Dandy Saat Tahu Rafael Alun Susul Dirinya jadi Tersangka!

Hal ini dikarenakan dari beberapa kabar yang telah berhembus pada perekrutan nantinya di tahun 2024 akan ada sedikit perbedaan dengan tahun sebelumnya yakni melalui PPG.

Lantas apa saja 5 kriteria P2 dan P3 agar bisa aman saat seleksi PPPK tahun 2323?

Adapun P2 dan P3 agar bisa aman saat seleksi PPPK 2023 harus memenuhi 5 kriteria berikut ini seperti dikutip ayojakarta.com melalui YouTube abil channel, Selasa (4/4/2023).

1. Ijazah wajib linier dengan formasi

Hal ini dikarenakan berdasarkan informasi dari Kemendikbud Ristek yang disampaikan oleh Prof Nunuk Suryani bahwa nantinya untuk PPPK Guru tahun 2023 akan ada penataan linieritas.

Baca Juga: THR Idul Fitri 2023 Cair Hari Ini! Honorer Tidak Kebagian, Inilah 7 Golongan yang Berhak Menerimanya 

Maka dari itu perlu dicocokkan ijazah yang dimiliki dengan formasi yang dibuka, jangan sampai tidak linier yang tentunya nantinya akan bisa menyebabkan gagal lulus menjadi ASN PPPK Guru 2023.

2. Jenis PTK Dapodik sesuai dengan ijazah yang terinput

Jenis PTK dalam Dapodik harus sesuai dengan ijazah yang terinput di Dapodik. Jangan sampai salah dan tidak sesuai.

Misalnya dalam ijazah tertera PGSD Penjaskes maka jenis PTK nya nanti adalah guru mapel.

Jika di ijazah Pendidikan Biologi ketika mendaftar di SD maka jenis PTK nya nanti guru maple karena di SD tidak ada mapel Biologi.

Baca Juga: Tegar! Jonathan Sampaikan Kenyataan Pahit Bahwa David Ozora Tidak Bisa Kembali Seperti Semula Lagi

3. Verval ijazah wajib valid dan selesai

Untuk poin ketiga ini tidak boleh dianggap remeh, jangan sampai sudah mempersiapkan semuanya tetapi verval ijazah ternyata eror atau belum selesai dan belum terbaca.

Maka dari itu, mulai dari sekarang bisa mulai memperbaiki verval ijazah.

4. Jumlah jam mengajar tidak harus 24 jam

Berdasarkan pengalaman pada seleksi PPPK di tahun 2021 dan tahun 2022, yakni bahwasanya jumlah mengajar tidak harus 24 jam.

Namun meskipun demikian usahakan agar bisa minimal mendapatkan minimal jam mengajar di Dapodik sesuai dengan ijazah yang dimiliki.

Baca Juga: Bocorkan Rahasia Mendapat Malam Lailatul Qodar dengan Cepat, Begini Kata Ustaz Adi HIdayat 

5. Kebutuhan formasi tersedia

Jika formasi sudah tersedia, maka bisa langsung menyusun atau mempersiapkan syarat dan berkas yang dibutuhkan untuk mendaftar.

Demikian beberapa kriteria yang wajib diketahui oleh pelamar P2 dan P3 agar tetap aman saat seleksi PPPK Guru tahun 2023, semoga bermanfaat.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# P3
# P2
# PPPK 2023
# pendaftaran CPNS
# Formasi
# Pemerintah
# seleksi
# ASN

News Update

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.