AYOJAKARTA.COM – Sosok Menko Polhukam Mahfud MD masih terus jadi sorotan belakangan ini.
Mahfud MD sedang jadi sorotan usai membeberkan berbagai skandal besar yang sedang terjadi di Indonesia.
Terbaru, Mahfud MD membuka soal adanya transaksi mencurigakan yaitu dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang terjadi di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Bahkan, Mahfud MD berani hadir di DPR guna menyampaikan jika pernyataannya tersebut bukanlah omong kosong belaka namun ia memiliki data.
Baca Juga: Mahfud MD Keluhkan Susahnya Ajukan Aspirasi: Selalu Gagal di DPR, Coba Lihat Zaman….
Meski saat menggelar Rapat Dengar Pendapat Umum dengan pihak Komisi III DPR RI, Mahfud MD justru hujan interupsi.
Rupanya langkah tegap Mahfud MD untuk terus membongkar skandal di pemerintahan Indonesia tak lepas dari banyaknya dukungan yang mengalir untuk dirinya.
Salah satunya dukungan tersebut disampaikan oleh Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI).
Ketua Umum IPHI Erman Suparno bahkan menyebut sudah seharusnya sikap Mahfud MD tersebut diikuti oleh semua pejabat di Indonesia.
Baca Juga: Ucapan Gus Dur soal Borok DPR Kembali Viral Usai Debat Panas Mahfud MD di Rapat dengan Komisi III
“Sudah saatnya para pejabat di Indonesia melakukan kinerja seperti apa yang dilakukan oleh Pak Mahfud,” ujar Erman Suparno, dilansir dari Republika.co.id pada Selasa, 4 April 2023.
“Tidak hanya bertahan pada posisi zona nyaman sementara banyak masyarakat yang mengeluh kondisi bangsa dan negara yang memerlukan pembangunan yang konstruktif dan berkesinambungan,” lanjutnya.
Sepemahaman dengan Mahfud MD, Erman Suparno menyebut jika IPHI juga melihat bahwa sudah semestinya segala jenis indikasi dan pencucian uang dibongkar oleh pejabat negara yang berwenang.
Apa yang dilakukan Mahfud MD sangat tepat karena sudah melaksanakan perintah yang telah diatur dalam undang-undang.
Tak hanya mendukung, IPHI juga menegaskan jika pernyataan Mahfud MD soal transaksi mencurigakan lebih dari Rp300 triliun tersebut sudah semestinya ditindaklanjuti dengan tegas dan cepat oleh penegak hukum.
“Sudah saatnya kita mengambil sisi positif dari tindakan Mahfud MD yang sudah membuka adanya transaksi-transaksi mencurigakan itu sebagai langkah awal dari tindakan pencegahan korupsi,” kata Erman Suparno.
“Jangan malah dipandang sebagai tindakan populis mencari panggung politik pada Pilpres 2024,” kata dia.***

Share this article
Mahfud MD membuka soal adanya transaksi mencurigakan yaitu TPPU yang terjadi di Kementerian Keuangan (Kemenkeu).