Terkuak! Ini Pemicu Mahfud MD Ngebet Pecahkan Kasus Transaksi Mencurigakan Rp349 T

Mahfud MD
Mahfud MD

AYOJAKARTA.COM -- Aksi Mahfud MD, Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan atau Menko Polhukam penuhi undangan dari DPR RI soal transaksi mencurigakan Rp349 T dalam Kementerian Keuangan menuai sorotan.

Seperti yang diketahui, sebelumnya Mahfud MD beberkan jika dirinya akan memenuhi panggilan dari Dewan Perwakilan Rakyat.

Tak cuma itu saja, Mahfud MD mengatakan bahwa ia akan menunjukkan daftar transaksi mencurigakan Rp349 T yang terjadi di Kemenkeu.

Baca Juga: Persiapkan! Jangan Sampai Tidak Berinfak di Bulan Ramadan, Ustaz Adi Hidayat: Rugi Kalau Tidak

Mahfud juga menegaskan bahwa ia sama sekali tidak bercanda maupun asal bicara tentang pencucian uang tersebut.

Akhirnya hadiri rapat bersama Komisi III DPR RI, Mahfud MD mengatakan alasan kenapa dirinya baru mengungkap soal transaksi mencurigakan Rp349 T di Kementerian Keuangan ke publik.

Rupanya, hal ini membuatnya tertarik sejak ramai kasus Rafael Alun Trisambodo yang punya kekayaan tak wajar.

"Kenapa Pak Mahfud baru ngomong sesudah 14 tahun? Saya baru jadi Menko 3 tahun, dan baru saya tertarik membuka ini sesudah ada kasus Rafael, siapa sih yang pakai pencucian uang," kata Mahfud saat rapat dengan Komisi III DPR RI Rabu, 29 Maret 2023.

Baca Juga: Ganjar Pranowo: Pembatalan Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U-20 Bukanlah Kiamat

Kasus Rafael Alun Trisambodo sendiri dikuliti kekayaannya pasca sang anak Mario Dandy terbukti melakukan penganiayaan kepada David.

Mario Dandy pun terciduk sering memamerkan kekayaan dengan kendaraan mewah di sosial media.

"Muncul tentang kekayannya ini Rp 56 triliun 'kok kaya banget?' Besok ditemukan lagi yang 500 itu. Lalu saya minta rekapnya," tambah Mahfud MD.

Baca Juga: Syekh Ali Jaber Pastikan Allah Akan Datangkan Rezeki Melimpah Jika Lakukan 4 Amalan Berikut

Tak hanya itu saja, Mahfud MD bermaksud mengumumkan hal tersebut di publik karena kesulitan melaksanakan UU alias Undang-undang.

Sebelumnya hal ini pernah dibahas Mahfud MD, PPATK, dengan Kabareskrim Mabes Polri, Komjen Agus Andrianto.

"Saya rapat dengan pak Agus, ada daftar rapat lengkap, bertemu kami jangan dikira kami ndak bertemu. Apa pikiran kita tentang itu ketika bertemu? Ternyata melaksanakan UU tindak pidana pencucian uang itu sulit." kata Mahfud MD lagi.

Hal ini membuat diskusi tersebut menghasilkan membangun kasus, ada ribuan kasus dan penegak hukum mengaku kesulitan.

Baca Juga: Indonesia Batal Jadi Tuan Rumah Piala Dunia U20, Kantor PSSI Dibanjiri Karangan Bunga: Makasih Pak Erick...

Sehingga protes kita itu apa? Kenapa nggak membangun kasus, sudah ribuan kasus, aparat penegak hukum juga mengaku sulit," katanya.

Itu tadi alasan Mahfud MD ngebet bongkar transaksi mencurigakan Rp349 T dalam Kemenkeu.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# transaksi mencurigakan
# Rafael Alun
# Kementerian Keuangan
# Mahfud MD

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.