AYOJAKARTA.COM – Bulan Ramadan merupakan salah satu bulan yang istimewa bagi umat Muslim.
Di Bulan Ramadan, Allah SWT akan membuka pintu maaf sebesar-besarnya. ‘
Oleh sebab itu, kita disarankan untuk memperbanyak beristighfar kepada Allah SWT agar diampuni dosa-dosa kita.
Baca Juga: Ingin Tukar Uang Baru untuk Bagi THR Lebaran ke Sanak Saudara? Perhatikan Dua Jalur Penukaran ini!
Bukan hanya itu, di Bulan Ramadan, Allah SWT akan melipatgandakan pahala yang kita dapat dari setiap amalan yang kita kerjakan.
Salah satu ibadah atau amalan yang dianjurkan untuk dikerjakan di Bulan Ramadan adalah berinfak.
Ustaz Adi Hidayat menjelaskan bahwa Bulan Ramadan itu unik.
Beliau menerangkan bahwa ketika mendekati Bulan Ramadan, hati kita akan bergetar kemudian tiba-tiba mencatat mana saja orang yang berhak untuk mendapatkan infak dari kita.
Baca Juga: Tegas! Buntut Gaya Hidup Mewah Istri dan Anak, Harta Kekayaan SF Hariyanto Akan Ditelusuri KPK
“Bulan Ramadan itu unik, nanti anda punya getaran di hati, tiba-tiba anda nanti akan mencatat mana yang yatim, mana fakir, mana miskin,” jelas Ustaz Adi Hidayat dikutip dari YouTube Alrumi Official pada Kamis (30/3/2023).
Ustaz Adi Hidayat mengatakan bahwa kita harus mempersiapkan anggaran kita untuk berinfak di Bulan Ramadan.
Serta niatkan uang yang kita infakkan untuk bekal kita di akhirat.
“Anggarannya tidak harus banyak, semampunya saja, yang bisanya hanya 300 ribu silahkan, yang 3000 boleh, yang punya 3 juta siapkan,” katanya.
Baca Juga: Tegas! Buntut Gaya Hidup Mewah Istri dan Anak, Harta Kekayaan SF Hariyanto Akan Ditelusuri KPK
Ustaz Adi Hidayat menambahkan bahwa pahala berinfak di Bulan Ramadan sampai 700 kali lipat di hari biasa.
“Itu pahalanya khusus untuk Bulan Ramadan sampai 700 kali lipat dari hari biasa,” ujarnya.
“Disiapin dari sekarang, rugi kalau tidak berinfak di Bulan Ramadan,” tambah Ustaz Adi Hidayat.
Menurut Ustaz Adi Hidayat, berinfak bukan hanya dengan uang saja.
Jika tidak memiliki uang dan hanya punya makanan maka berinfaklah dengan makanan tersebut.
Bahkan, beliau menyebutkan walaupun hanya memiliki air maka kita dianjurkan untuk berinfak di Bulan Ramadan karena pahala yang didapatkan akan sangat banyak.
“Kalau gak ada uang bisa dengan makanan walaupun hanya dengan sebiji kurma,” tuturnya.
“Kalau gak ada makanan, minuman, kata Nabi Muhammad SAW meskipun hanya sehirup air,” sambungnya.
“Bahkan meskipun hanya satu sedotan air saja sudah mendapatkan pahala,” tambah Ustaz Adi Hidayat.
Baca Juga: Siap-siap! Para ASN Akan Terima THR Mulai 4 April 2023, Ada Tunjangan Kinerja Sebesar 50 Persen
Ustaz Adi Hidayat atau UAH mengatakan bahwa orang di zaman Nabi Muhammad SAW selalu menyiapkan anggaran untuk berinfak di Bulan Ramadan.
UAH menyebutkan bahwa orang yang berusaha di jalan Allah SWT karena akhirat maka segala urusan yang ada di dunia akan dimudahkan oleh Allah SWT.
“Orang yang usahanya karena akhirat maka dunianya akan dimudahkan oleh Allah SWT,” pungkas Ustaz Adi Hidayat.***
Sumber: YouTube Alrumi Official

Share this article
Salah satu ibadah atau amalan yang dianjurkan untuk dikerjakan di Bulan Ramadan adalah berinfak. Uztaz Adi Hidayat beri penjelasan