AYOJAKARTA.COM - Gembar-gembor dukungan terhadap Ganjar Pranowo belakangan semakin masif di kalangan masyarakat.
Dikutip dari Republika.co.id berdasarkan hasil survei, nama Ganjar Pranowo menjadi tokoh yang paling banyak dipilih responden sebagai calon presiden (capres) 2024 dengan 37,7 persen. Diikuti Gubernur DKI periode 2017-2022, Anies Rasyid Baswedan dengan 23,7 persen, serta Gubernur Jawa Barat M Ridwan Kamil di posisi ketiga dengan 14,5 persen.
Namun dibalik tingginya angka elektabilitas, tersiar kabar bahwa grup relawan pendukung Ganjar Pranowo atau GP Mania membubarkan diri.
Baca Juga: Masih Trending, Gitasav Tuai Hujatan Warganet Usai Sebut Anti Aging Alami Dikaitkan dengan Childfree
Hal ini kemudian dikomentari oleh Bendahara Umum Relawan Pro Jokowi (Projo), Panel Barus.
Panel menilai Immanuel Ebenezer, ketua umum relawan pendukung Ganjar terlalu terburu-buru mendeklarasikan dukungan kepada Gubernur Jawa Tengah tersebut.
"Kalau terkait posisi tempo hari terburu-buru mendukung calon tertentu. Menurut saya kesusu, tidak sesuai arahan Pak Jokowi, yang disampaikan Rakernas 5 di (kawasan Candi) Borobudur," kata Panel dikutip dari Suara.com pada artikel berjudul "GP Mania Bubar, Panel Barus: Terburu-buru, Kurang Patuh Arahan Jokowi".
Lebih lanjut, Panel berpendapat bahwa ketua umum GP Mania tersebut pasti memiliki pertimbangan hingga akhirnya memutuskan untuk bubar.
Baca Juga: Beredar Video Lawas Ulang Tahun terdakwa Ferdy Sambo, Warganet: Suaranya Ibu PC kok Beda ya? Komentarnya Bikin
"Nah, dia kesusu gitu, keburu-buru. Dia bentuk, langsung sprint (cepat), tiba-tiba dia mundur. Jadi pernyataan, tapi sekali lagi itu hak. Mungkin dia kalkulasi lain, kenapa dia tidak jadi dukung Ganjar Pranowo, punya pertimbangan," ujarnya.
Selain itu, bubarnya GP Mania ini mendapatkan komentar dari Politisi PDI Perjuangan (PDIP), Andreas Hugo Pareira.
Dalam pernyataannya ia malah mempertanyakan kapan tepatnya GP Mania ini dibentuk.
"Kapan pembentukan kok tiba-tiba bubar ya," kata Andreas dikutip dari Repulika.co.id dengan judul artikel "Ganjar Pranowo Mania Umumkan Pembubaran, PDIP: Kapan Pembentukan?".
Baca Juga: CEK FAKTA: Anggap Lunas Hutang 50 Miliar Anies Baswedan, Ternyata Segini Nilai Harta Kekayaan Sandiaga Uno
Andreas pun menambahkan bahwa ia menilai bahwa kelompok relawan GP Mania tersebut tidak pernah ada.
Pasalnya anggota Komisi X DPR RI mengatakan bahwa ia tidak pernah mendengar adanya kelompok tersebut.
"Jangan-jangan tidak pernah ada, tapi tiba-tiba bubar," ujar Andreas.
Sebelumnya GP Mania dibentuk pada November 2022 sebagai wadah para relawan-relawan Ganjar Pranowo untuk bisa memenangkannya pada Pilpres 2024.
Baca Juga: Relawan Ganjar Pranowo Mania Bubar Sebelum Pilpres 2024, PDIP Bingung Kapan Dibentuknya?
Namun Noel sapaan akrab Immanuel Ebenezer mengundang rekan-rekan media dari cetak, daring, maupun elektronik untuk menghadiri konferensi pers pembubaran.
Dalam kesempatannya Noel yang juga merupakan Ketua Umum Joko Widodo Mania (Joman) mengatakan bahwa alasan pembubaran GP Mania salah satunya karena menganggap Ganjar Pranowo miskin gagasan dan berbeda dari sosok Jokowi.
Ia menyampaikan bantahannya bahwa bubarnya kelompok relawan GP Mania merupakan arahan pihak-pihak tertentu.***

Share this article
Projo menilai relawan pendukung Ganjar Pranowo (GP Mania) terlalu terburu-buru mendeklarasikan dukungan kepada Ganjar Pranowo.