Marah! Martin Simanjuntak Lebih Pilih Pindah Negara Dibanding Setuju dengan Tuntutan Jaksa

Marah! Martin Simanjuntak Lebih Pilih Pindah Negara Dibanding Setuju dengan Tuntutan Jaksa
Marah! Martin Simanjuntak Lebih Pilih Pindah Negara Dibanding Setuju dengan Tuntutan Jaksa

AYOJAKARTA.COM--Putri Candrawathi sebagai salah satu terdakwa sudah mendapat tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum dalam sidang kasus pembunuhan Yosua, Rabu (18/1/2023).

Dalam sidang agenda tuntutan terdakwa, Putri Candrawathi dituntut selama 8 tahun penjara. Melihat hasil ini Martin Simanjuntak sebagai Kuasa Hukum keluaga Yosua tidak terima.

Martin Simanjuntak mengungkapkan bahwa Ibunda Yosua menangis mendengar tuntutan yang dinilai ringan dan tidak sepadan dengan kejahatan yang telah diperbuat oleh Putri Candrawathi.

Baca Juga: SAH! Ferdy Sambo Dituntut Pidana Seumur Hidup, Ini Alasan Jaksa Penuntut Umum

“Tuntutan dari JPU untuk Putri Candrawathi, Ibunda dari Yosua sedang menangis-nangis di rumahnya. Merasakan bagaimana ternyata ketidakadilan hukum di Indonesia ini,” ujar Martin.

“Kalau bukan kepada Jaksa Penuntut Umum kita memberikan mandat atau memberikan wewenang untuk menuntut keadilan kepada para terdakwa, kepada siapa lagi kita harus mengandalkan,” lanjutnya.

Baca Juga: Waduh! Gara-Gara Alasan Sopan, Putri Candrawathi Dapat Keringanan Hukuman dan Hanya Dituntut 8 Tahun Penjara

Keluarga Yosua dan Martin Simanjuntak sendiri merasa sangat kecewa dengan keputusan Jaksa padahal sudah sah bahwa terdakwa Putri Candrawathi turut serta dalam kejahatan pembunuhan berencana.

“Jujur aja, kecewa, sangat kecewa. Karena apa? Pasal 340! Mereka mendalilkan bahwa pasal 340 terbukti secara sah dan meyakinkan, namun tuntutannya tidak sesuai dengan pasal 340, 8 tahun,” ungkap Martin.

Dengan emosi Martin sampaikan bahwa tuntutan dari Jaksa dinilai terlalu ringan untuk kejahatan pembunuhan secara berencana.

Baca Juga: Mengejutkan! Putri Candrawathi Dituntut 8 Tahun Penjara, Alasan Jaksa: Terdakwa Sopan di Persidangan

“Membunuh atau merampas nyawa orang secara berencana dengan sengaja hanya dihargai 8 tahun. Lebih baik menurut saya bebaskan saja sudah!” ucap Martin dengan penuh emosi.

“Biar sekalian bahwa ternyata oh ternyata hukum kita itu tebang pilih gitu ya,” lanjutnya.

Martin Simanjuntak mengaku tidak tahu atas dasar apa JPU hanya menjatuhkan tuntutan 8 tahun penjara untuk Putri Candrawathi.

Baca Juga: Haduh! Putri Candrawathi Ngaku Dibanting Yosua 3 Kali, Irma Hutabarat Beri Pernyataan Menohok Singgung Fisik

Martin merasa marah atas putusan dari JPU mengingat selama proses hukum berjalan telah ada intimidasi kepada keluarga korban, ada perintangan penyidikan, ada tuduhan korban sebagai pemerkosa dan melakukan kekerasan seksual.

“Bukan cuma keluarga korban yang marah, masyarakat di sini juga pada marah. Ini tidak terhitung nih DM Instagram saya, DM Facebook ke saya, telepon ke saya yang mengatakan ‘Abang harus bersuara bang, ini tidak adil’,” kata Martin.

Kuasa Hukum keluarga Yosua ini menilai keputusan dari Jaksa bisa berdampak serius kepada masyarakat. Bisa jadi masyarakat akan menganggap pembunuhan berencana merupakan pelanggaran hukum yang ringan.

Baca Juga: Kesimpulan Mencengangkan Jaksa, Bukan Pelecehan Tapi Perselingkuhan Yosua dan Putri Candrawathi!

Akibatnya mungkin akan banyak masyarakat yang akan menyelesaikan masalahnya dengan bunuh-membunuh.

“Nanti besok-besok orang akan membunuh orang secara berencana. Ada masalah dikit dibunuh, mau begitu negara kita? Kalau saya ngga mau. Lebih baik saya tidak tinggal di negara ini kalau begitu cara mainnya,” ujar Martin, dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube MetroTV (18/12023).***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# tebang pilih
# setuju
# Pindah negara
# tuntutan jaksa
# pembunuhan Brigadir J
# Keluarga Yosua
# Putri Candrawathi
# Martin Simanjuntak
# Ferdy Sambo
# kekerasan seksual

News Update

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.