AYOJAKARTA.COM--Sebanyak 7 sesar aktif yang mengelilingi kabupaten Cianjur, Jawa Barat berhasil teridentifikasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Adanya sesar aktif ini, masyarakat diimbau jangan panik, namun tetap waspada dalam keseharian dan berbagai hal termasuk ketika membangun rumah.
Namun demikian, diduga masih ada patahan lain yang belum teridentifikasi dan harus tetap mendapat perhatian.
Baca Juga: BMKG Tegaskan Jangan Panik, 7 Sesar Aktif Mengelilingi Kabupaten Cianjur: Bangun Rumah Harus.....
Hal tersebut disampaikan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati.
Menurut Dwikorita, kendati banyak sesar aktif yang mengelilingi Cianjur, masyarakat sebaiknya tidak usah ketakutan.
"jangan panik, "ujarnya.
Selain itu, kepada masyarakat, Dwi Korita juga meminta pemerintah daerah kembali mengatur tata ruang sesuai dengan rekomendasi BMKG.
Baca Juga: Gempa Bumi M 3,5 Guncang Karangasem Bali akibat Sesar Aktif, Tak Berpotensi Tsunami
“Jangan panik, namun warga harus tetap waspada, ketika membangun rumah harus tahan gempa atau berkonsultasi ke dinas terkait sebelum membangun, "terangnya dilansir dari Suara.com dalam artikel BMKG Deteksi 7 Sesar Aktif di Sekeliling Cianjur
Ditegaskannya, tugas pemerintah daerah harus kembali mengatur tata ruang per wilayah, sebagai upaya antisipasi terjadi gempa serupa kemudian hari.
Sementara pencegahan dan mitigasi bencana gempa bumi terus dilakukan pihaknya dalam hal ini BMKG.
"Yakni dengan mengidentifikasi kluster patahan dan menyosialisasikan hasil kajian ke pemerintah termasuk ke Pemkab Cianjur, tidak ke warga karena akan menimbulkan keresahan,"jelas Dwikorita.
Ditambahkan Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono terkait penyebab gempa berkekuatan 5,6 Magnitudo di Kabupaten Cianjur pada 21 November 2022 lalu.
Kata Daryono, dari hasil identifikasi sesar atau patahan, penyebab gempa Cianjur lalu adalah Sesar Cugenang.
Baca Juga: Waspada! 3 Zona Bahaya Gempa Bumi Cianjur, Ada Wilayah Aman Bahkan Dilarang Mendirikan Bangunan
Namun ini juga termasuk sesar lain yang sudah teridentifikasi melintasi Cianjur, jumlahnya ada 7.
"Sesar yang melintasi dan mengelilingi Cianjur di antaranya Sesar Cimandiri, Sesar Nyalindung-Cibeber, Sesar Rajamandala, termasuk sesar lain yang berdekatan dengan Cianjur seperti Sesar Cirata, Sesar Padalarang Bagian Barat dan Sesar Lembang," katanya.
Cianjur diungkap Daryono merupakan zona sesar yang sangat rumit dan sangat aktif, dan sebagian besar bagian dari Sesar Cimandiri termasuk Sesar Cugenang yang sangat aktif.
Di sisi lain, BMKG juga mencurigai aktivitas kegempaan di zona Sesar Cimandiri yang kemungkinan berasal dari patahan yang belum terpetakan atau teridentifikasi termasuk Sesar Cugenang yang baru teridentifikasi.
"Sesar yang belum terpetakan harus menjadi kewaspadaan semua pihak karena ditakutkan akan terjadi aktivitas kegempaan yang merusak, "terangnya
Daryono pun mengimbau agar pemerintah daerah waspada dan mau melihat aspek histori atau sejarah kegempaan di wilayahnya masing-masing.

Share this article
7 Sesar aktif berhasil teridentifikasi di sekeliling Cianjur, BMKG menduga masih ada patahan lain belum dikenal