Cek Fakta: Mungkinkah Alasan Yosua Dibunuh Bukan karena Pelecehan tapi karena Uang? Simak Penjelasan Berikut

Cek Fakta: Mungkinkah Alasan Yosua Dibunuh Bukan karena Pelecehan tapi karena Uang? Simak Penjelasan Berikut
Cek Fakta: Mungkinkah Alasan Yosua Dibunuh Bukan karena Pelecehan tapi karena Uang? Simak Penjelasan Berikut

AYOJAKARTA.COM - Motif pembunuhan ajudan mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo, Brigadir Yosua alias Nofriansyah Yosua Hutabarat masih menjadi perdebatan yang penuh misteri.

Hal itu terjadi lantaran dalam kasus tewasnya Brigadir Yosua ditangan atasanya sendiri Ferdy Sambo menyisakan teka-teki yang janggal.

Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi yang kini berstatus terdakwa terus menyebutkan perihal tindakan pelecehan seksual yang dilakukan oleh mendiang Yosua.

Namun, baru-baru ini terungkap kejanggalan lain terkait uang berjumlah fantastis Rp 100 triliun di rekening Brigadir Yosua. 

Baca Juga: Isu Uang Rp100 Triliun hingga Konsorsium 303 Mencuat Lagi, Keluarga Brigadir J: Satu Rupiah pun Belum Kembali

Selain itu, setelah kematian Yosua, terbongkar ada transfer sejumlah uang gaib Rp 200 juta dari rek Yosua ke rek Ricky Rizal. Dimana menurut keteranganya hal itu dilakukan atas perintah Putri Candrawathi.

Lantas apa yang menjadi motif pembunuhan Brigadir Yosua diatanagan Ferdy Sambo saat berada di Kompleks Rumah Dinas Polri di Duren Tiga, Jakarta Selatan? Simak ulasannya berikut ini bersama Aiman Witjaksono.

Dikutip Ayojakarta.com dari kanal Official iNews pada Jumat (6/1/2023), Aiman menaruh kejanggalan adanya motif sesungguhnya dari tewasnya Yosua, bukan karena pelecehan seksual namun karena uang berjumlah fantastis.

"Dugaan lain mengemukakan bahwa Yosua dibunuh bukan atas tuduhan pelecehan seksual melainkan karena uang dengan jumlah yang sangat besar," kata Aiman.

Baca Juga: CEK FAKTA: Ahli Digital Forensik Bongkar Ada Uang Rp1 M dalam Percakapan WA Ferdy Sambo dan Eliezer, Benarkah?

"Jumlah uangnya nyaris mencapai Rp 100 triliun benarkah? dimana keberadaan uang Rp 100 triliun," imbuhnya.

Kemudian, Aiman pun menampilkan data yang menunjukan surat pemberitahuan dari pihak bank dan juga PPATK terkait rek Yosua tersebut.

Dalam surat tersebut tertulis nilai nominal Rp 99.999.999.999.999 kurang 1 rupiah dari Rp 100 triliun. 

Selain itu juga tampak tertulis jenis transaksi debit atas uang tersebut dalam rek atas nama Nofriansyah Yosua. 

Namun, menurut keterangan Kepala PPATK Ivan Yustiavandana mengatakan bahwa uang tersebut adalah pagu yang merupakan uang yang diblokir dari rekening Yosua.

Baca Juga: Brigadir J Punya Masalah Berat, Aktivis Perempuan Sebut Kemungkinan Putri Candrawathi Otak di Balik Skenario

Kejanggalan tersebut pun semakin kuat tatkala Kepala LMR RI, Glenn Tumbelaka turut menyoroti hal tersebut dalam kasus pembunuhan Yosua. 

"Sangat mengejutkan karena mewarnai persidangan kasus pembunuhan berencana Yosua Hutabarat, yang bisa jadi karena sejumlah uang yang ada di rekeningnya itu," ujar Glenn Tumbelaka.

Sementara berdasarkan persidangan pembunuhan Yosua yang saat ini masih berlangsung di Pengadilan Jakarta Selatan, hingga kini masih belum diketahui secara pasti apa motif sebenarnya dari tindakan Ferdy Sambo hingga tega menghabisi nyawa Yosua.

Seperti yang diketahui, bahwa motifnya sendiri masih terus menjadi PR bagi jaksa penuntut umum (JPU) untuk mengungkapkannya di persidangan, sedangkan di sisi lainnya menjadi perdebatan di kalangan para ahli pidana.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Brigadir Yosua
# motif pembunuhan Brigadir J
# Kasus Pembunuhan Brigadir J
# Putri Candrawathi
# Nofriansyah Yosua Hutabarat
# Ferdy Sambo

News Update

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.