AYOJAKARTA.COM - Wartawan senior Aiman Witjaksono mengungkap bahwa ada uang senilai Rp 100 Triliun yang di keluar dari rekening koran BNI atas nama Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Pasalnya potongan dokumen rekening Brigadir Yosua ini viral di media sosial lewat video yang beredar beberapa waktu lalu, yang membuat gempar dalam dokumen itu adalah nominal angka fantastis yang tertulis nyaris 100 triliun rupiah.
Namun soal rekening gendut tersebut hingga saat ini masih menjadi teka-teki yang belum terjawab.
Baca Juga: Heboh Video Viral Hakim Wahyu Curhat Kasus Ferdy Sambo dengan Wanita, KY dan PN Jaksel Turun Tangan
Sebelumnya, dalam sidang terungkap adanya pemindahan uang sejumlah 200 juta rupiah dari rekening Brigadir Yosua ke rekening Ricky Rizal. Transfer tersebut dilakukan pada 11 Juli 2022 atau tiga hari setelah terjadinya pembunuhan Brigadir Yosua.
Dalam hal ini Aiman Witjaksono kembali membongkar kasus Ferdy Sambo tersebut. Ia juga mengunggah video bersama dengan pakar anti Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU), Prof. Yenti Garnasih.
Dalam unggahan video tersebut ia menanyakan tentang status uang Rp100 T yang ada di rekening Brigadir Yosua terblokir atau memang didebet.
Awalnya jurnalis senior ini bertanya kepada Yenti Garnasih terkait debet yang tertulis di penarikan uang Rp100 triliun di rekening Joshua.
Baca Juga: Aiman Witjaksono Bicara Soal Kasus Ferdy Sambo dari Uang Rp 100 Triliun, Suap hingga Jet Pribadi
"Namun ada hal yang menarik di rekening Joshua, karena yang tertulis bukan blokir. Tapi yang tertulis debit yang artinya keluar," kata Aiman Witjaksono.
Aiman Witjaksono kemudian bertanya kepada Yenti Garnasih perihal debit tersebut.
"Pertanyaan apakah uang itu ada atau tidak," tanya Aiman Witjaksono.
Yenti Garnasih kemudian menjawab perihal bukti debit uang Rp100 triliun tersebut.
"Ada rekening yang kemudian didebet. Kemudian ada angka uang Rp100 triliun kurang. Tapi tulisannya debit. Debit itu artinya di hari itu di debet,"jawab Yenti Garnasih.
"Artinya uangnya ada," tanya Aiman Witjaksono.
"Iya uangnya ada. Maka uang itu di debet. Kalau tulisannya di debet, berarti ada uang, terus kemudian keluar," jawab Yenti Garnasih.
"Saya sudah banyak ikut pengungkapan TPPU. Tidak pernah ada pagu," kata Yenti Garnasih.
Aiman Witjaksono kemudian menyimpulkan bahwa uang Rp100 triliun di rekening Brigadir Joshua itu memang benar adanya.
"Jadi uangnya diduga ada," jelas Aiman Witjaksono.
Sementara itu dalam podcast nya Uya Kuya TV, Aiman mengungkapkan bahwa uang 100 T itu jika wartawan nya jeli maka ia tidak hanya dilihat publik tapi bisa memberikan manfaat bagi publik juga.
Seperti yang kita ketahui bahwa Putri Candrawathi selama ini selalu mengaku bahwa ada pelecehan, pemerkosaan ada kekerasan seksual dan sebagainya.
Sayang dalam kasus Sambo ini tidak ada yang mencari tahu tentang follow the money. Sebab kasus ini sudah jelas bahwa ada kasus pembunuhan, obstruction of justice, konsorsium yang masih belum jelas.
Misteri kasus kematian Yosua ini dilatarbelakangi oleh pelecehan yang selalu digadang-gadangkan pihak Sambo atau ada hal lain?
"Tapi sampai detik ini belum ada yang menganggap bahwa ini ada hal lain di luar pelecehan, jangan-jangan pembunuhan ini bukan karena pelecehan tapi karena uang?, " kata Aiman yang dikutip dari kanal youtube Uya Kuya TV, Kamis (5/1/23).
"Pelecehan ini hanya pengalihan motif, issue atau apapun itu?, " tanya Uya pada Aiman
Selanjutnya Aiman juga mengatakan hal tersebut spekulasi harus dibuktikan dulu di pengadilan. ***

Share this article
Bukan Pelecehan Seksual, Pembunuhan Brigadir karena Uang 100 T? Begini penelusuran Aiman Witjacksono.