AYOJAKARTA.COM - Ferdy Sambo menjadi dalang utama pembunuhan Brigadir Yosua, dan menyeret istrinya Putri Candrawathi ke dalam kasusnya.
Dari awal kasus ini muncul, Ferdy Sambo kekeh menyebut bahwa Yosua telah melecehkan sang istri, Putri Candrawathi.
Namun dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Yosua pada Putri Candrawathi masih belum bisa dibuktikan.
Baca Juga: Pengacara Putri Candrawathi Curiga Isi Tas Bharada E saat Masuk Rumah dan Tak Terlihat di CCTV
Meski begitu, Ferdy Sambo masih tetap mempertahankan tudingan tersebut di dalam persidangan.
Menurut Sambo, kekerasan seksual yang dilakukan oleh Brigadir Yosua benar adanya.
Dia juga mengungkapkan bahwa dirinya tak mungkin berbohong.
Baca Juga: Tetap Pojokkan Bharada E, Pihak Putri Candrawathi Bandingkan Jawaban Richard Eliezer dan Ricky Rizal
“Tadi ahli menyampaikan bahwa itu tidak mungkin terjadi saya pastikan terjadi dan tidak mungkin saya berbohong masalah kejadian tersebut karena menyangkut istri saya,” ujar Sambo, seperti dilihat AyoJakarta.com dari tayangan sidang di kanal YouTube KOMPASTV, Rabu, 21 Desember 2022.
Sedangkan, Putri Candrawathi mengatakan bahwa ia sangat menyayangkan kepada Ahli Kriminolog. Sebab dianggap hanya membaca BAP dari satu sumber saja.
“Menyayangkan kepada bapak selaku ahli kriminolog hanya membaca BAP dari satu sumber saja karena saya berharap bapak bisa memahami perasaan saya sebagai seorang perempuan korban kekerasan seksual dan penganiayaan,” ucap Putri seraya menahan tangis.
Sementara itu, hasil poligraf dari Kuat Ma’ruf terindikasi jujur.
Baca Juga: Psikologi Forensik Ungkap Kepribadian Putri Candrawathi: Pemahaman Nilai Sosial yang Baik, Tapi…
Kuat Ma’ruf diberi pertanyaan apakah ia memergoki atau melihat Brigadir Yosua melakukan pelecehan seksual pada Putri di Magelang.
Lalu Kuat pun menjawab tidak melihat adanya kejadian tersebut.***

Share this article
Sambil menahan tangis, istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi meminta ahli kriminolog untuk memahami perasaannya.