Terpopuler! Puji Anak Buahnya Hebat, Ferdy Sambo Akui Bersalah dan Siap Dihukum!

Akui bersalah, Ferdy Sambo siap dihukum
Akui bersalah, Ferdy Sambo siap dihukum

AYOJAKARTA.COM – Kasus Pembunuhan Brigadir J Sampai belum pada titik akhir, mantan Kadiv Propam, Ferdy Sambo mengatakan anak buahnya yang terjerat obstruction of justice kasus kematian Yosua Hutabarat atau Brigadir J tidak bersalah.

Hal tersebut diungkap oleh Ferdy Sambo saat sidang yang dilakukan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) Pada Jumat, 16 Desember 2022.

Pada sidang tersebut Ferdy Sambo memberikan kesaksian bahwa Hendra Kurniawan, Agus Nurpatria dan Irfan tidak bersalah dalam kasus kematian Brigadir J.

Baca Juga: Saksi Mahkota Tampil Lagi di Sidang Ferdy Sambo dkk Perkara Pembunuhan Yosua: Begini Pengertiannya

Ferdy Sambo juga menyebutkan bahwa anak buahnya itu adalah orang-orang yang hebat, hal tersebut dinyatakan dengan tersedu seperti menahan tangis.

“Hendra Kurniawan, Agus Nurpatria kemudian Irfan tidak ada yang mengerti, apa cerita sebenarnya. Mereka tidak salah, mereka orang-orang yang hebat, saya tidak bisa menghadapi mereka semua, karena saya tahu saya salah, Yang Mulia,” ucap Sambo, dikutip dari tayangan YouTube KOMPASTV, Ahad, 18 Desember 2022.

Suami Putri Candrawathi itu juga mengatakan tak mengerti bagaimana caranya membalas dosa-dosa yang telah diperbuat.

Baca Juga: Polemik Soal Tidak Ada DNA Ferdy Sambo di Sejata Glock Milik Richard Eliezer

“Saya tahu saya salah, saya tidak tahu harus bagaimana membalas dosa. Saya salah karena saya melakukan kebohongan selama cerita awal, saya salah, Yang Mulia, dan saya siap dihukum,” jelasnya.

Di sisi lain, mantan Kaden A Ropaminal Divisi Propam Polri, Agus Nurpatria mengaku heran tentang kasus obstruction of justice dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

Ia mengaku heran karena menjadi terlibat dalam pengamanan DVR CCTV di Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Padahal menurut Agus, ia sering mengamankan CCTV di kasus lain dan tidak menjadi permasalahan jika ada izin.

Baca Juga: Ferdy Sambo Shock! Ternyata CCTV Menunjukan Fakta Dimana Ia Terjebak dengan Skenarionya Sendiri

Hal itu diungkapkan oleh Agus Nurpatria dalam sidang lanjutan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat 16 Desember 2022.

Fakta tersebut terungkap saat jaksa penuntut umum (JPU) memberikan pertanyaan locus penyidikan kasus tembak menembak yang menewaskan Brigadir J.

“Gini pak, kan saya biasa menangani kasus-kasus seperti ini, masalah koordinasi pihak Bareskrim atau pihak Polsek selama ini tidak ada masalah kok pak,” ucap Agus.

Ia juga mengatakan bahwa koordinasi soal pengamanan CCTV itu tidak berpengaruh banyak hal. Agus mengaku bahwa ia memang sering mengamankan CCTV di kasus lain namun tak jadi masalah.

Baca Juga: Tak Disangka! Kuat Maruf Mengaku Gemetar Usai Ferdy Sambo Perintahkan Hal Ini: Siapa Lagi yang Mau Ditembak?

“Pengalaman saya waktu itu kenapa pak hendra memerintahkan Acay kemudian saya harus bertemu Irfan karena mereka penyidik saat itu kita membantu membuat terang perkara ini,” lanjutnya.

Ia juga menegaskan bahwa tidak pernah memberikan perintah kepada Irfan dan Acay untuk mengambil DVR CCTV.

“Kalau pemahaman saya cek mengamankan CCTV, saya tidak pernah mengganti DVRnya pak,” tegas Agus.

“Artinya diambil datanya,” tanya jaksa.

“Datanya saja,” jawab Agus.

“Dokumen didalamnya ya, saksi paham ya tentang DVR ya dan CCTV itu terkait sistem elektronik ya?,” tanya jaksa.

“Paham,” kata Agus.

“Include ya harus ada DVR, CCTV, monitor, hardisk, didalamnya harus ada itu satu kesatuan ya. Kalau satu diambil sistemnya terganggu, ya?,” tanya jaksa.

“Kalau kita, saya di paminal ya pak,” jawab Agus.

Baca Juga: Selamat karena kirim Foto ke Pacar, Bharada E Ungkap Bukti Suap Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi ke Dirinya

Setelah mendengar sejumlah keterangan dari Agus Nurpatria soal perintahnya untuk Irfan mengamankan DVR CCTV.

Jaksa juga kembali menekankan tugas Agus yang seringkali mengamankan CCTV namun tak ada masalahnya.

“Sering pak, mengamankan CCTV, saya pernah melakukan penyelidikan kasus,” ucap Agus.

“Itu sesuai prosedur atau tidak, saksi pernah amankan barang elektronik itu pakai prosedur atau tidak?,” tanya Jaksa.

“Kalau saya pak, anggota saya melakukan pasti saya buatkan berita acaranya pak,” jawab Agus.

“Berarti ada prosedurnya ya, ada surat perintah berita acaranya, harus ada berita acara. Terkait dengan barang elektronik itu ada SOP khusus?,” tanya Jaksa.

“Di paminal sepengetahuan saya di Den C ada pak,” jawab Agus.

“Bagaimana caranya?,” tanya jaksa lagi.

“Kalau di Den C itu kan mengatur hanya laptop dan HP, kalau tidak salah,” jelas Agus.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# obstruction of justice
# pembunuhan Brigadir J
# Agus Nurpatria
# Hendra Kurniawan
# Putri Candrawathi
# Ferdy Sambo

News Update

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.