AYOJAKARTA.COM--Asisten Rumah Tangga (ART) Ferdy Sambo yang bernama Diryanto alias Kodir, semakin banyak dicibir.
Hal tersebut bukan tanpa alasan, sebab publik memang beranggapan bahwa kesaksian Kodir memiliki kecenderungan di luar logika berpikir.
Fakta empiris yang dialami Kodir sebagai saksi tewasnya Brigadir J, acapkali berubah-ubah dan membuat persidangan mengalami hambatan.
Baca Juga: Cuti Bersama Natal 2022! Berikut Resep Biskuit Natal Cantik
Dari kalimat sindiran atau satir, sampai pernyataan penuh dengan ketegasan sudah berulang kali dilakukan hakim serta jaksa.
Namun proses persidangan yang sejatinya dihormati, oleh Kodir seringkali ditanggapi dengan ekspresi wajah acuh nyengir.
Maka tidaklah mengherankan jika kemudian publik terus menyoroti perannya sebagai saksi di persidangan yang menyeret majikannya, Ferdy Sambo.
Baca Juga: Memanas! Debat Kuat Maruf Soal Duri dalam Rumah Tangga: Kalau Engga Percaya, Saya Harus Ngomong Apa
Dirangkum Ayojakarta pada Selasa, 6 Desember 2022 dari kanal Youtube Kompas TV, 8 Juli 2022, berikut fakta dan kontroversi ART Kodir selama bersaksi di persidangan.
Pada sidang tanggal 3 November 2022, ART Kodir mengakui membersihkan genangan darah yang berada di lantai rumah Ferdy Sambo.
Dalam persidangan tersebut, Kodir menjelaskan bahwa dirinya diperintah membersihkan darah oleh seseorang yang tidak ia kenal.
Selain itu, Kodir juga sempat diingatkan hakim dan jaksa untuk tidak mengarang cerita karena keterangan yang ia berikan dianggap ngawur dan tidak sesuai BAP.
Kesaksian Kodir juga sempat dicecar oleh jaksa karena sikap dan jawabannya yang dinilai terlalu lancang dan berbohong.
Jaksa Penuntut Umum Baringin Sianturi mengusulkan agar ART Kodir ditetapkan sebagai tersangka karena dianggap berbelit-belit dalam memberi kesaksian.
Dalam persidangan lanjutan tanggal 24 November 2022, Kodir kembali menjelaskan kepada hakim tentang posisinya pada tanggal 8 Juli 2022.
Kodir mengaku bahwa dirinya sedang menyiram tanaman saat rombongan Putri Candrawati dan Ferdy Sambo datang.
Saat terjadi penembakan Kodir mengaku mendengar dari luar taman, dan tidak berani masuk hingga jam delapan malam.
Tetapi saat pemutaran rekaman CCTV pada sidang tanggal 1 Desember 2022, terlihat jelas bahwa Kodir langsung masuk kedalam rumah usai terdengar suara tembakan.
Baca Juga: Sayang Sekali, Ada 4 Bansos yang Tak Dicairkan Lagi di 2023, Cek Lengkapnya di Sini
Hal tersebut bertolak-belakang dengan kesaksian tanggal 3 dan 24 November 2022 yang menjelaskan bahwa dirinya baru masuk kedalam rumah beberapa jam setelah kejadian.
Atas kejadian tersebut, hakim menuding bahwa ART Ferdy Sambo telah melakukan kebohongan saat bersaksi di persidangan.
Terkait hal tersebut mantan hakim Gayus Lumbuun berpendapat agar kesaksian Kodir diperiksa ulang.
“Untuk mendapatkan kebenaran materil, kesaksian Kodir tentu perlu diperiksa ulang,” ujarnya kepada media.

Share this article
Berikut fakta dan kontroversi ART Kodir selama bersaksi di persidangan yang menuai banyak respon dari berbagai pihak