Dokter Tifa Bilang Tragedi di Itaewon Korea Karena Vaksin Covid-19 yang Bikin Paru-Paru Lemah, Kalian Percaya?

KBRI Berikan Informasi Hotline terkait Tragedi Halloween Itaewon.

KBRI Berikan Informasi Hotline terkait Tragedi Halloween Itaewon.

AYOJAKARTA.COM -- Dokter Tifa yang bernama lengkap Tifauzia Tyassuma menyebut korban tewas di Itaewon Korea Selatan akibat vaksin Covid-19 yang membuat otot jantung, paru-paru, dan pembuluh darah lemah.

Pendapat Dokter Tifa itu disampaikan dalam beberapa kicauan di akun Twitter-nya, @DokterTifa.

Sebelum membahas tentang komentar Dokter Tifa atas tragedi di Itaewon, silakan simak dulu pernyataan dari Kedubes Indonesia di Seoul di bawah ini

Sehubungan dengan tragedi perayaan Halloween di Distrik Itaewon, Wilayah Yongsan-Gu, Kota Seoul, Korea Selatan, pada hari Sabtu, 29 Oktober 2022 sekitar pukul 22.00 KST, disampaikan hal-hal sebagai berikut:

  1. Duta Besar RI di Seoul, Gandi Sulistiyanto, beserta segenap keluarga besar KBRI Seoul menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya para korban dari tragedi perayaan Halloween di Itaewon. Kami berharap para korban yang terluka mendapatkan penanganan medis pada kesempatan pertama.
  2. Berdasarkan pemberitaan di berbagai media nasional Korea, saat ini terdapat 155 korban jiwa, 30 orang luka berat, dan 122 orang luka ringan. Terdapat kemungkinan jumlah tersebut akan bertambah.
  3. Hingga kini, informasi dari otoritas Korea Selatan menyebutkan belum teridentifikasi adanya WNI yang menjadi korban yang meninggal. Per 31 Oktober 2022 pukul 09.47 pagi KST, terdapat informasi dari Kepolisian bahwa dari 155 orang meninggal, terdapat 26 orang WNA dari 14 negara, yang teridentifikasi berkewarganegaraan Iran (5 orang), RRT (4 orang), Rusia (4 orang), AS (2 orang), Jepang (2 orang), Perancis, Australia, Vietnam, Uzbekistan, Norwegia, Kazakhstan, Thailand, Sri Lanka, dan Austria.
  4. Terdapat 2 WNI yang teridentifikasi luka ringan (minor injury), yaitu berinisial AR dan CA. - WNI berinisial AR telah dirawat Korea University Anam Hospital dan pada Minggu (30/10) pagi yang bersangkutan sudah keluar dari RS dalam keadaan baik.
  • - WNI berinisial CA telah dirawat di Seobuk Hospital dan sudah kembali ke kediaman pada 29/10 malam.
  • Tim KBRI Seoul telah berhasil menghubungi dan memastikan keduanya dalam kondisi baik dan sedang dalam masa pemulihan.
  1. Para korban meninggal tengah menunggu identifikasi keluarga ditempatkan di Yongsan-gu Wonhyoro Dalmokjok serta 18 rumah sakit di Kota Seoul, di antaranya:
  • - RS Suncheon Hanyang, RS Idae Mokdong, RS Gangbuk, RS Samsung University,
  • - RS St. Mary Yeouido, serta RS Chungang University.
  1. Pemerintah Korea Selatan telah melakukan hal-hal sebagai berikut:
  • Membuka layanan hotline informasi untuk orang hilang pada Tragedi Halloween Itaewon di nomor +82-2-2199-8660.
  • Menetapkan Masa Berkabung Nasional mulai tanggal 30 Oktober 2022 hingga 5 November 2022 pukul 24.00.
  • Berbagai promosi dan acara terkait perayaan Halloween di seluruh Korea Selatan telah dibatalkan. Pertunjukan budaya, konser dan festival juga dibatalkan atau postponed selama masa berkabung nasional.
  • Pemerintah Kota Seoul membuka altar duka di Seoul Plaza dan Pemerintah Kecamatan Yongsan membuka altar duka di Itaewon Plaza untuk memberikan penghormatan kepada para korban. Pemerintah Daerah di berbagai Provinsi juga membuka altar duka dalam kaitan Tragedi Halloween Itaewon.
  • Menyediakan layanan konsultasi psikologis bagi para korban, keluarga korban, serta masyarakat umum yang terdampak oleh Tragedi Halloween Itaewon.
  1. KBRI Seoul telah melakukan hal-hal sebagai berikut:
  2. Terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk kepolisian dan sejumlah rumah sakit rujukan, guna menggali informasi kemungkinan adanya WNI yang menjadi korban.
  3. Berkoordinasi dengan tim Gerak Cepat (Gercep), Persatuan Pelajar Indonesia di Korea (PERPIKA), serta simpul-simpul masyarakat guna memantau sekiranya ada WNI yang terdampak.
  4. Menyampaikan himbauan di Grup Kakao Talk (semacam Grup WhatsApp dengan jumlah anggota lebih dari 1000 WNI di Korsel) untuk info cepat sekiranya ada WNI yang terdampak peristiwa tersebut.
  5. Bagi WNI yang membutuhkan bantuan segera, silakan hubungi KBRI Seoul pada +82-10-5394-2546 (Hotline Bantuan Darurat)

Baca Juga: Buat Yang Belum Tahu Aja Nih, Arti Lingkaran Putus atau Bulat Putus di WhatsApp

Oke sekarang kita simak pandangan Dokter Tifa yang kerap memunculkan kontroversi di media sosial.

Selain membahas tentang tragdi Itaewon dalam kicauan ini, Dokter Tifa juga sempat mengomentari tindakan kepolisian yang mencabut izin dan menghentikan konser Berdendang Bergoyang pada Minggu 30 Oktober 2022.

“Untung segera dibatalkan, sdh banyak yg pingsan. Kalau diteruskan, bakal jadi Itaewon ke-2. Hindari kerumunan ya. Jantung, paru, dan pembuluh darah kalian berbeda.”

Baca Juga: Tips Lolos Seleksi Pendaftaran Kartu Prakerja Gelombang 48: Hati-hati Nomor 8

Sebelumnya, Dokter Tifa berkicau tentang tragedi di Itaewon, Korea Selatan, yang menelan korban lebih dari 150 orang meninggal.

“Kalau anda tidak mau mati konyol.  Hindari kerumunan.  Orang yg jadi penyintas COV.  Apalagi  yg dapatkan Vax COV, otot jantung dan endotel (dinding pembuluh darah) sdh lemah, tdk lagi spt dulu.  Usia muda adl sasaran utama.”

“Media Korea: ratusan korban tragedi Itaewon alami Cardiac arrest. Serangan jantung terjadi Krn  Cateholamine effect post vaksin COVID, sebabkan henti jantung mudah terjadi.  Hati2 utk usia muda, hindari desak2an dan situasi yg pacu stress.”

Demikian kicauan akun Twitter, @DokterTifa, yang terkait dengan tragedi di Itaewon Korea ketika orang-orang yang didominasi kaum remaja merayakan Halloween, 30 Oktober 2022.

Sebelumnya, Dokter Tifa juga menyebutkan risiko yang muncul setelah orang menerima vaksin Covid-19.

“Pasca Vaksin COV1D. Risiko tinggi pada anak muda untuk mengalami Radang Jantung atau Myocarditis. Hati2 dan waspada dg kerumunan dan tempat2 yg membuat anda kehabisan oksigen yg memacu jantung bekerja lebih kencang. #RIPItaewon.”

Baca Juga: PKH November 2022 Kapan Cair: Tahap 4 Terakhir Nih, Jangan Sampai Lewat

“Tragedi Itaewon menunjukkan betapa lemahnya jantung manusia pasca COV1D, baik dampak virus maupun vaksinnya.  Bagi anda penyintas COV1D dan penerima Vaksin, segera check kesehatan jantung anda. RIP.”

Dokter Tifa memang kerap memunculkan kontroversi dalam pernyataan-pernyataannya di Twitter. Termasuk ketika dia mengomentari foto Presiden Joko Widodo (Jokowi) selagi wisuda di Universitas Gadjah Mada.

Menurut Dokter Tifa yang mengaku belajar ilmu anatomi, orang yang berada di foto saat wisuda itu adalah sosok yang berbeda dengan Presiden Jokowi.

Dokter Tifa kemudian mendapat kecaman dari warganet termasuk dari koleganya sesama orang yang berprofesi sebagai dokter. Pegiat media sosial itu kemudian menghapus kicauannya tersebut.

Jadi, gimana, kalian termasuk kubu yang percaya kicauan Dokter Tifa tentang vaksin Covid-19 yang menjadi penyebab tidak langsung banyaknya orang yang meninggal di tragedi Itaewon?

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Gadget 06 Jun 2026, 14:42 WIB

Xiaomi 17T, HP Midrange Rasa Flagship yang dengan Sistem Operasi Bersih Tanpa Iklan

Xiaomi 17T rilis Rp8-9 juta dengan Dimensity 8500 (AnTuTu 2M+) & periskop Leica 5x. Diulas GadgetIn, HP 6,59 inci ini punya baterai jumbo 6.500 mAh serta OS bersih tanpa iklan.

Metropolitan 06 Jun 2026, 13:51 WIB

Nggak Hanya di Kalender, Nama-nama Hari ini Juga Jadi Nama Pasar di Jakarta, Ada yang Sudah Tutup

Penamaan pasar di Jakarta ini berdasarkan hari merupakan tradisi yang berkembang sejak masa kolonial.

Metropolitan 06 Jun 2026, 13:07 WIB

Untuk ke 9 Kalinya, DKI Jakarta Raih Opini WTP dari BPK RI

Pencapaian tersebut menjadi bukti konsistensi Pemprov DKI Jakarta dalam menjaga tata kelola keuangan yang transparan.

Metropolitan 06 Jun 2026, 12:18 WIB

Pramono Anung Segera Sesuaikan Tarif Transjabodetabek Bulan Ini, Termasuk Rute Blok M-Bandara Soetta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan evaluasi tarif dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan transportasi publik.

Pendidikan 06 Jun 2026, 11:08 WIB

Pencairan Dana KJP Plus Tahap 1 Tahun 2026 Bulan April Mulai Dilakukan, Disalurkan kepada 707.477 Peserta Didik, Berikut Rinciannya

KJP Plus merupakan salah satu bentuk dukungan Pemprov DKI Jakarta dalam meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Metropolitan 06 Jun 2026, 10:41 WIB

EastjakFest 2026 Siap Meriahkan HUT ke 499 Kota Jakarta, Hadirkan Vaksinasi Rabies, Bibit Gratis, dan Edukasi Ketahanan Pangan

Acara ini akan digelar tepat di hari ulang tahun Jakarta yakni pada 22 Juni 2026.

Metropolitan 06 Jun 2026, 10:25 WIB

Dinas LH DKI Jakarta akan Gelar Aksi Pilah Sampah di CFD Rasuna Said Besok

Kegiatan ini adalah bagian upaya Pemprov DKI Jakarta untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya.

Metropolitan 06 Jun 2026, 10:08 WIB

Hadapi Ancaman Polusi, Pemprov DKI Kembangkan EWS Kualitas Udara Bersama BMKG

Kehadiran sistem EWS ini diharapkan mampu memberikan informasi prediktif mengenai kondisi kualitas udara di Ibu Kota.

Metropolitan 06 Jun 2026, 09:39 WIB

Pramono Anung Buka Jakarta Future Festival 2026, Dorong Anak Muda Ikut Rancang Masa Depan Jakarta

Pramono Anung resmi membuka JFF 2026 yang digelar di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Jumat (5/6).

Ekonomi 05 Jun 2026, 23:19 WIB

Strategi Investasi Tepat Saat Rupiah Melemah dan IHSG Anjlok

Ekonomi RI tertekan: Rupiah tembus Rp18.000 dan IHSG anjlok ke 5.594 akibat PHK, pajak naik, serta modal asing keluar. Investor disarankan masuk bertahap dan atur portofolio sesuai profil risiko.

Nasional 05 Jun 2026, 21:53 WIB

Strategi 'Rangkul Lalu Pukul', Bisakah Layer Cukai Rendah Jinakkan Pabrik Rokok Ilegal?

Skema "rangkul lalu pukul" lewat layer cukai baru demi kejar Rp30 T menuai kritik. Cara ini dinilai beri karpet merah bagi rokok ilegal dan picu kecurangan baru ketimbang menegakkan hukum secara tegas

Nasional 05 Jun 2026, 20:21 WIB

BBM Mulai Dicampur Bioetanol 5%, Ini Efeknya untuk Mobil dan Motor Tua

Mulai semester II 2026, seluruh SPBU di Jawa wajib jual bensin campur etanol 5% (E5) sesuai Permen ESDM 4/2025. BBM ini ramah lingkungan & aman buat kendaraan modern, tapi berisiko korosi bagi mesin.

Sport 05 Jun 2026, 19:18 WIB

Lebih dari 50 Tenant Indonesia Open 2026 Gunakan Pembayaran Digital BNI

BNI menghadirkan pembayaran digital di Indonesia Open 2026 melalui EDC dan QRIS wondr untuk transaksi praktis.

Hiburan 05 Jun 2026, 18:55 WIB

Sedang Berkonflik dengan Sarwendah, Ruben Onsu Tulis Pesan Haru di Hari Ulang Tahun Anak

Meski hubungan dengan Sarwendah memanas akibat video viral, Ruben Onsu tetap fokus pada anak. Ia mengucapkan ultah menyentuh untuk Thalia dan berharap pihak luar tak memperkeruh mental anak mereka.

Nasional 05 Jun 2026, 17:55 WIB

PNM Hadir hingga Pulau Arar, Perkuat Akses Keuangan bagi Perempuan Pesisir Papua

PNM Mekaar bantu perempuan di Pulau Arar, Papua Barat Daya, mengembangkan usaha, memperbaiki rumah, dan akses keuangan.

News 05 Jun 2026, 17:44 WIB

Isu Reshuffle Kembali Mencuat, Kabar Purbaya Mundur dari Menkeu hingga Said iqbal Disebut akan Masuk Kabinet, Benarkah?

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi buka suara soal kabar Purbaya mundur dari Menkeu dan Said Iqbal masuk kabinet, begini katanya.

Gadget 05 Jun 2026, 17:29 WIB

Samsung Segera Rilis Galaxy Fold 8 dalam Waktu Dekat, Intip Bocoran Spesifikasinya

Samsung Galaxy Z Fold 8 & 8 Ultra masuk sertifikasi Bluetooth. Varian standar hadir dengan layar luar lebih lebar mirip paspor untuk ergonomi, sementara varian Ultra tawarkan kamera & mesin premium.

Nasional 05 Jun 2026, 16:10 WIB

Gebrakan Anyar Nanik S Deyang Setelah Ditunjuk jadi Kepala BGN: Efisiensi Anggaran hingga Perbaiki Kualitas MBG 2026

Nanik S Deyang menegaskan komitmennya untuk memastikan setiap anggaran yang dialokasikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran.

Metropolitan 05 Jun 2026, 15:42 WIB

Angkat Tema 'Navigating Resilience' Taman Ismail Marzuki jadi Tuan Rumah Jakarta Future Festival 2026 Mulai 5-7 Juni, Ini Persiapannya

JFF 2026 akan menghadirkan berbagai diskusi, pameran, hingga kolaborasi lintas sektor yang membahas masa depan Jakarta.

Jakarta Pusat 05 Jun 2026, 15:21 WIB

Pramono Pastikan JPO Senen Sentral Sudah Beroperasi Penuh Sejak Kamis Sore, Sempat Terhambat karena Masalah Administrasi dan Komunikasi

Sebelumnya JPO ini sempat tertutup akibat proses perbaikan pascakerusakan yang terjadi pada aksi unjuk rasa tahun 2025 lalu.