Momen Hakim Keluarkan Kuat Maruf dan Bripka RR di Sidang Gabungan Bharada E, Kenapa?

Momen Hakim Keluarkan Kuat Maruf dan Bripka RR di Sidang Gabungan Bharada E, Kenapa?
Momen Hakim Keluarkan Kuat Maruf dan Bripka RR di Sidang Gabungan Bharada E, Kenapa?

AYOJAKARTA.COM - Sidang kasus pembunuhan Brigadir J hari ini, Senin (7/11/2022) menggabungkan terdakwa Richard Eliezer (Bharada E) dengan Kuat Maruf dan Ricky Rizal (Bripka RR).

Sidang lanjutan Bharada E, Kuat Maruf dan Bripka RR ini digelar dengan agenda pemeriksaan saksi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Terlihat Bharada E mendatangi pengadilan lebih dulu yang terpisah dari dua terdakwa lainnya yakni Kuat Maruf dan Bripka RR.

Baca Juga: Terbaru! Sidang Lanjutan Bharada E, Bripka RR dan Kuat Maruf, Ini Daftar 12 Saksi yang Akan Dihadirkan

Sudah menjadi rutinitas ketika menghadiri sidang di pengadilan, Bharada E selalu didampingi oleh Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Dimana Bharada E yang memegang peran sebagai Justice Collaborator menjadi alasan dirinya selalu didampingi LPSK.

Dikutip dari aclc.kpk.go.id, Justice Collaborator merupakan orang yang diperalat untuk melakukan tindakan pidana oleh pelaku utama.

Baca Juga: Sidang Pembunuhan Brigadir J: Bharada E vs Kuat Maruf

Asep Iwan Irawan selaku Pakar Hukum menegaskan agar penegak hukum untuk berpedoman pada pasal 10 maupun 10A Undang-Undang LPSK agar ada perlindungan terhadap Bharada E.

"Ada perlindungan terhadap E,itu yang penting," ujar Asep Iwan Irawan dikutip AyoJakarta.com dari tayangan video di kanal Kompas TV.

"Kita berterimakasih kepada E, aib ini terbuka, tidak hanya aib perkara ini, polisi juga mau berbenah, artinya ada kemanfaatan," sambungnya.

Baca Juga: Terpopuler! 5 Kebohongan Susi ART Sambo Selama Persidangan Bikin Hakim Geram, Dibongkar Langsung Bharada E

Pasal 10A Undang-Undang LPSK berbunyi, 'Saksi Pelaku dapat diberikan penanganan secara khusus dalam proses pemeriksaan dan penghargaan atas kesaksian yang diberikan'.

Dalam hal ini saksi pelaku yakni Bharada E yang telah memberikan kesaksian yang jujur sehingga membantu proses pemeriksaan kasus Pembunuhan Brigadir J.

Awalnya terlihat Bharada E, Kuat Maruf dan Bripka RR memasuki ruang persidangan, dan sudah siap duduk berdampingan di depan Hakim.

Baca Juga: Semakin Panas! Bharada E Siap Bertemu Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf, Ronny Talapessy: Momen Pembuktian

Asep Iwan Irawan mengingatkan agar Hakim tidak hanya mengejar efisien waktu sehingga menggabungkan jalannya sidang antara Bharada E dengan Kuat Maruf dan Bripka RR.

Namun menurutnya kebebasan, penghormatan, dan penghargaan terhadap Bharada E harus diterapkan.

"Jangan ngejar efisien waktu biar cepat, disatukan semua, tapi ada yang dirugikan, kebebasan, penghormatan, penghargaan terhadap Eliezer, dia telah membuka aib itu semua," jelas Asep Iwan Irawan.

Baca Juga: Bharada E Akan Bertemu dengan Ricky Rizal dan Kuat Maruf di Persidangan, Kuasa Hukum: Klien Saya Sudah Siap

Ternyata selang beberapa lama, terlihat Hakim menyuruh Kuat Maruf dan Bripka RR untuk keluar dan tidak duduk bersama Bharada E.

"Karena salah juga ini ngawur sidangnya sejak awal, jadikan berbeda, tidak boleh begitu, kita kan udah mengingatkan, akhirnya kan disuruh keluar yang dua(Kuat Maruf dan Ricky Rizal)," ujar Asep Iwan Irawan.

Menurut Asep Iwan Irawan, dengan menggabungkan sidang Bharada E dengan Kuat Maruf dan Bripka RR akan mempengaruhi psikologis Bharada E.



Ia juga mengatakan seharusnya ada perlindungan khusus terhadap Bharada E termasuk saat pemeriksaan di persidangan.

"Ini (berpengaruh) secara psikologis bagi E ini, saya mohon maaf, (Bharada) E ini perlindungannya khusus," jelas Asep Iwan Irawan.

"Tidak hanya diatur di undang-undang kita, konferensi internasional loh mengatur itu, penghormatan penghargaan terhadap JC sangat berarti," sambungnya menegaskan.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Bripka RR
# Kuat Maruf
# Asep Iwan Irawan
# Bharada E
# LPSK
# Ferdy Sambo

News Update

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.